Warga Kampung Tengah Nongsa Minta Pemko Tempatkan Bak Sampah
Ilustrasi truk sampah.
Batam, Batamnews - Masalah layanan pengangkutan sampah jadi kendala bagi warga Kampung Tengah, RT 05/010, Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa, Kota Batam.
Warga mengeluh truk pengangkut sampah tak pernah masuk ke wilayah tersebut. Apalagi mereka tidak punya lokasi penampungan sampah sementara (TPS).
Biasanya bak sampah (Bin Arm Roll) ditempatkan petugas dinas kebersihan di beberapa tempat.
Setelah penuh, bak tersebut diganti. Yang penuh akan diangkut truk sampah ke tempat pembuangan akhir (TPA) Punggur.
Karena tak ada TPS atau bak sampah, sampah-sampah milik warga di kawasan itu terpaksa ditumpuk di halaman rumah dan dibuang berserakan di jalanan.
Warga sekitar, Jamil menyebutkan bahwa tumpukan sampah warga terjadi hampir di setiap rumah. Warga kebingungan harus membuang sampah ke mana.
"Kita tak tau mau buang ke mana. Dulu pernah ada bak roll sampah tak jauh dari wilayah ini, tapi sekarang sudah tak ada lagi karena pemilik lahan tak terima tempatnya dijadikan tempat penampungan sampah," ujar Jamil, Rabu (6/10/2021).
Tak hanya Jamil, warga lainnya, Muhammad Nor juga mengatakan hal yang sama. Sebagian warga memilih membakar sampah tersebut karena kebingungan tak ada tempat untuk pembuangan.
Hal tersebut juga beresiko terjadinya kebakaran karena membakar sampah sembarangan.
"Banyak warga yang membakar sampah di rumahnya, kita takut apinya menjalar kemana-mana," katanya.
Keluhan warga terkait pembuangan sampah juga sempat dibicarakan kepada perangkat RT dan RW setempat.
Namun, hasil pertemuan beberapa hari yang lalu bersama warga tak juga ditemukan hasilnya.
Pihak kelurahan dan juga kecamatan belum memberikan solusi terhadap warganya yang kebingungan akan membuang sampah.
Pantauan dilokasi sampah berserakan disetiap rumah warga. Bau busuk juga terasa di wilayah tersebut.

Komentar Via Facebook :