Cen Sui Lan Dukung Rencana Sirkuit MotoGP dan F1 di Batam 

Cen Sui Lan Dukung Rencana Sirkuit MotoGP dan F1 di Batam 

Anggota DPR-RI dapil Kepri, Cen Sui Lan. (Foto: Yude/Batamnews)

Batam, Batamnews - Rencana pembangunan sirkuit Internasional di kawasan Nongsa, Kota Batam, disambut baik oleh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) dapil Kepri, Cen Sui Lan.

Pembangunan sirkuit yang rencananya mengusung konsep wisata terpadu ini, nantinya juga dapat menjadi salah satu destinasi wisata otomotif.

Baca juga: Rencana Sirkuit Internasional Batam Bikin Kawasan Nongsa Makin Ciamik

Menurut Cen Sui Lan, pembentukan sirkuit internasional ini dapat berdampak positif bagi perekonomian di Kota Batam.

"Tentu saja kami support. Kalau ke depannya dapat meningkatkan perekonomian dan pariwisata di Batam, tentu saja," ujar Cen Sui Lan, Senin (13/9/2021).

Sirkuit internasional ini rencananya akan dibangun di lahan mencapai 154 hektar, dengan lokasi yang sangat strategis di Kecamatan Nongsa, Batam. 

Ke depannya, sirkuit internasional di Batam ini dapat digunakan sebagai lokasi ajang balap F1 dan Moto GP. Tentunya rencana pembangunan sirkuit ini digagas setelah Pemerintah Pusat memiliki sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kawasan sirkuit juga dapat dipakai untuk berbagai kegiatan motorsport seperti offroad, rally, hingga motorcross. Lokasi ini juga sekaligus menjadi destinasi sport automotive tourism yang dapat meningkatkan pendapatan asli daerah Batam.

Selain itu, pembuatan sirkuit di Batam juga dapat mengundang pembalap dari negara Malaysia. Karena seperti diketahui Malaysia juga mempunyai sirkuit dengan skala internasional dan sudah digunakan untuk ajang-ajang bergengsi, yaitu sirkuit Sepang.

“Pembangunan sirkuit ini juga untuk kepentingan kita masyarakat Batam. Kami harapkan ini dapat menjadi ikon Kota Batam yang menarik wisatawan dan penggiat olahraga otomotif, seperti Sepang Racing Team,” ucap Cen Sui Lan.

Baca juga: Progres Rencana Sirkuit Internasional Batam yang Didukung Bamsoet

Sementara itu, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, menargetkan pembangunan sirkuit internasional ini akan meningkatkan PAD Batam yang rata-rata berada di kisaran Rp 1 triliun.

Seperti diketahui, penyumbang PAD terbesar di Batam adalah dari sektor pariwisata, seperti pajak perhotelan dan restoran. Di masa pandemi saja, sektor pariwisata mampu menyumbang 24 persen dari total PAD Batam.

"Ini semua kita lakukan tentunya untuk mendukung pembangunan Batam," tambah Rudi.

(ude)