Amerika Hengkang, Taliban Rayakan Kemerdekaan dengan Tembakan Senjata

Amerika Hengkang, Taliban Rayakan Kemerdekaan dengan Tembakan Senjata

Qari Yusuf, juru bicara Taliban. (Foto: ist)

Kabul, Batamnews - Tembakan perayaan bergema di seluruh Kabul ketika pejuang Taliban menguasai bandara sebelum fajar pada Selasa (31/8/2021) menyusul penarikan pasukan Amerika Serikat (AS) terakhir.

Rekaman video yang didistribusikan oleh Taliban menunjukkan para pejuang memasuki bandara setelah pasukan AS terakhir lepas landas satu menit sebelum tengah malam.

"Tentara AS terakhir telah meninggalkan bandara Kabul dan negara kami memperoleh kemerdekaan penuh," kata juru bicara Taliban Qari Yusuf, menurut Al Jazeera TV.

Angkatan Darat AS membagikan gambar yang diambil dengan optik penglihatan malam dari tentara AS terakhir yang menaiki penerbangan evakuasi terakhir dari Kabul bersama Mayor Jenderal Chris Donahue, komandan Divisi Lintas Udara ke-82.

Perang terpanjang Amerika merenggut nyawa hampir 2.500 tentara AS dan sekitar 240.000 orang Afghanistan, dan menelan biaya sekitar US$2 triliun (S$2,7 triliun).

Jenderal Frank McKenzie, komandan Komando Pusat AS, mengatakan kepada Pentagon bahwa kepala diplomat AS di Afghanistan, Ross Wilson, berada di penerbangan C-17 terakhir.

"Ada banyak patah hati yang terkait dengan kepergian ini. Kami tidak bisa membawa semua orang yang kami inginkan. Tapi saya pikir jika kami bertahan 10 hari lagi, kami tetap tidak akan membawa semua orang," kata Jenderal McKenzie kepada wartawan. 
 

(gea)