Taliban Izinkan Perempuan Afghanistan Tetap Kuliah, Tapi Ada Syaratnya

Taliban Izinkan Perempuan Afghanistan Tetap Kuliah, Tapi Ada Syaratnya

Mahasiswi Universitas Kabul sebelum Taliban berkuasa di Afghanistan. (Foto: YouTube)

Kabul, Batamnews - Kelompok Taliban mengizinkan perempuan Afghanistan menempuh pendidikan di perguruan tinggi, namun dengan sejumlah syarat akan diberlakukan.

Abdul Baqi Haqqani, penjabat menteri pendidikan tinggi Taliban mengatakan izin bagi perempuan untuk kuliah tetap diberikan,  tetapi akan ada larangan kelas campur antara laki-laki dan perempuan.

“Orang-orang Afghanistan akan melanjutkan pendidikan tinggi mereka berdasarkan hukum Syariah dengan aman tanpa berada dalam lingkungan campuran laki-laki dan perempuan,” kata Haqqani, dikutip dari AFP, Selasa (31/8/2021).

Dia mengatakan Taliban ingin menciptakan kurikulum yang masuk akal dan Islami sesuai sejarah mereka agar mampu bersaing dengan negara lain.

Tak hanya di perguruan tinggi, anak perempuan dan laki-laki juga akan dipisahkan pada tingkat pendidikan dasar dan menengah.

Kelompok tersebut telah berjanji untuk menghormati kemajuan yang dicapai dalam hak-hak perempuan, tetapi hanya menurut interpretasi ketat mereka terhadap hukum Islam.

Apakah wanita dapat bekerja, mendapatkan pendidikan di semua tingkatan dan dapat bergaul dengan pria adalah beberapa pertanyaan yang paling mendesak.

Banyak pihak skeptis dengan janji-janji Taliban ini. 

“Kementerian pendidikan tinggi Taliban hanya berkonsultasi dengan guru dan siswa laki-laki untuk melanjutkan fungsi universitas,” kata seorang dosen, yang bekerja di universitas kota selama pemerintahan terakhir.

(gea)