Taliban Tak Mau Bentuk Pemerintahan Baru hingga Semua Tentara AS Ditarik

Taliban Tak Mau Bentuk Pemerintahan Baru hingga Semua Tentara AS Ditarik

Petempur Taliban berpatroli di Afghanistan usai mengambll alih kekuasaan (dok. AP Photo/Rahmat Gul)

Kabul, Batamnews - Kelompok Taliban tidak akan mengumumkan susunan pemerintahan baru hingga Amerika Serikat (AS) menuntaskan penarikan seluruh tentaranya dari wilayah Afghanistan.

Seperti dilansir AFP, Selasa (24/8/2021), hal tersebut disampaikan oleh dua sumber Taliban kepada AFP pada Senin (23/8) waktu setempat.

"Telah diputuskan bahwa pembentukan pemerintahan dan kabinet tidak akan diumumkan selama masih ada satupun tentara AS di Afghanistan," ungkap seorang sumber Taliban.

Informasi itu dikonfirmasi oleh sumber kedua Taliban.

Diketahui bahwa AS menetapkan batas waktu 31 Agustus untuk penarikan tentaranya dari Afghanistan yang mengakhiri misi militer selama dua dekade. Dengan proses evakuasi warga sipil yang terus berlangsung, batas waktu itu dirasa terlalu singkat.

Terlebih AS mengerahkan tambahan 6.000 tentara untuk mengamankan proses evakuasi di bandara Kabul. Seorang pejabat Pentagon menyatakan setidaknya dibutuhkan waktu beberapa hari untuk menuntaskan evakuasi dan memulangkan tentara-tentara AS usai menyelesaikan tugas di bandara Kabul.

Presiden Joe Biden berada di bawah tekanan untuk memperpanjang batas waktu penarikan tentara AS itu.

 

Namun di sisi lain, Taliban melontarkan ancaman jika AS dan sekutunya memutuskan memperpanjang kehadiran pasukan militer mereka hingga melampaui batas waktu pekan depan.

"Anda bisa menyebutnya red line. Jika AS atau Inggris mengupayakan waktu tambahan untuk melanjutkan evakuasi -- jawabannya tidak. Atau akan ada konsekuensinya," tegas juru bicara Taliban, Suhail Shaheen, kepada Sky News.

Shaheen juga menyebut bahwa kehadiran pasukan asing di luar tenggat waktu yang disepakati akan sama saja 'memperpanjang pendudukan'.

(fox)