Stok Vaksin Habis, Pemko Batam Pesimis Target Vaksinasi Tercapai

Stok Vaksin Habis, Pemko Batam Pesimis Target Vaksinasi Tercapai

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi pelajar. (Foto: Edo/Batamnews)

Batam, Batamnews - Upaya Pemko Batam mengejar herd immunity (kekebalan komunal) sepertinya bakal terkendala kekurangan vaksin.

Pemko Batam sendiri dikatakan Wakil Wali Kota Amsakar Achmad menargetkan progres vaksinasi 70% hingga akhir Juli 2020.

Baca juga: Pemko Batam Targetkan Progres Vaksinasi 70 Persen Juli Ini

"Juli ini, semua segmen pencapaian 70 persen, bisa saja minggu ke 3 Juli tercapai," ucap Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, Senin (5/7/2021). 

Hanya saja stok vaksin saat ini dikabarkan sudah habis. 

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi mengatakan pihaknya, sudah meminta pasokan vaksin ke Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

“Saat ini vaksin di Batam sudah habis,” ujar Didi, Senin sore.

Ia menyampaikan Kota Batam hanya mendapat kiriman vaksin sebanyak 1.000 multi dose vial (MDV), sedangkan jumlah yang akan divaksin lebih dari itu. 

Pihaknya pesimis jika kondisi tersebut masih seperti ini, maka target vaksinasi Covid-19 tidak tercapai 100 persen pada akhir Juli mendatang.

”Hanya dapat 1.000 MDV saja. Sehari habis itu," katanya.

Selain itu, Gubernur Kepri juga menargetkan vaksinasi Covid-19 bagi pelajar dapat tercapai 100 persen pada 23 Juli. Didi menilai target tersebut bisa tidak tercapai.

Baca juga: Dachroni: Vaksinasi Pelajar Jangan Timbulkan Kerumunan

"Sementara target tinggi, namun vaksin yang akan digunakan tak ada. Jadi susah juga nanti capai target,” ucapnya.

Pihaknya juga sudah menyurati Provinsi Kepri terkait permintaan vaksin untuk Batam. Total permintaan adalah 27 ribu MDV. Rencananya 120 ribu untuk anak sekolah, dan 150 ribu dosis untuk mengejar target bulan Juli ini.

"Total 270 ribu dosis baik Sinovac dan AstraZeneca. Cepat datang dan kami bisa gerak lagi, agar target tercapai," kata dia.

(fox)
Komentar Via Facebook :