Bantu UMKM, Raden Hari Dorong Pemprov Kepri Bentuk Badan Wakaf Mikro

Bantu UMKM, Raden Hari Dorong Pemprov Kepri Bentuk Badan Wakaf Mikro

Wakil Ketua II DPRD Kepri, Raden Hari Tjahyono (Foto:ist)

Tanjungpinang, Batamnews - Wakil Ketua II DPRD Kepulauan Riau (Kepri), Raden Hari Tjahyono merasakan betul apa yang dirasakan UMKM saat ini. Di saat pandemi, pelaku UMKM mengalami penurunan omset dan memerlukan modal atau pembiayaan tanpa beban bunga.

Untuk itu, Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mendorong Pemprov Kepri bersinergi dengan Pemko dan Pemkab yang ada di Kepri membentuk Badan Wakaf Mikro (BWM).

"Melalui BMW saya pikir UMKM yang selama ini terjebak dengan pembiayaan skema bunga atau rentenir bisa tertolong. Pelaku UMKM perlu mendapatkan perhatian, karena mereka lah salah satu penopang ekonomi di daerah," kata Raden seperti rillis pers yang diterima Batamnews, Rabu (5/5/2021).

Baca juga: Hendy Amerta: Pemilihan Wakil Wali Kota Tanjungpinang Digelar Sebelum Lebaran

Badan Wakaf Mikro (BWM) sendiri adalah sebuah Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) yang berfokus pada pembiayaan masyarakat kecil. Dalam hal ini, OJK bekerja sama dengan Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) dalam membentuk LKMS.

"Beberapa daerah seperti yang saya ketahui seperti Jawa Tengah dan Jawa Barat sudah menerapkan ini. Kita menginginkan UMKM kita tetap tumbuh dan berkembang walau ada tantangan pandemi dan resesi saat ini," ujarnya.

Selain permodalan, Raden Hari Tjahyono juga mengungkapkan bahwa persoalan UMKM juga dihadapi dengan masalah pemasaran.

Baca juga: Raden Hari: Tata Kelola dan Layanan Air Bersih di Kepri Perlu Dioptimalkan

"Selama ini pemasaran yang dilakukan UMKM masih tradisional, padahal di era digital ini idealnya pemasaran yang dilakukan UMKM harusnya lebih maju dengan memanfaatkan pemasaran digital. Mungkin Pemprov Kepri bisa mendampingi UMKM dengan pemasaran digital," tuturnya.

(ruz)