RSUD Meranti Siapkan Gudang Tampung Pasien Lonjakan Corona

RSUD Meranti Siapkan Gudang Tampung Pasien Lonjakan Corona

RSUD Meranti. (Foto: ist)

Meranti, Batamnews - Ruang isolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Meranti dan Balai Lingkungan Kerja (BLK) tak mampu menampung pasien menyusul lonjakan kasus Corona.

Tim Satgas Covid-19 Meranti mencari alternatif untuk penambahan ruangan isolasi. Beberapa tempat yang telah disepakati adalah, SDN 01 Tebingtinggi dan barak pasukan di Polsek Tebingtinggi, meski tidak memiliki tempat tidur.

Pihak RSUD Meranti langsung memberikan solusi terbaik. Di gudang rumah sakit terdapat beberapa tempat tidur yang masih layak digunakan untuk ditempatkan di ruang isolasi tambahan yang baru.

Sementara untuk ruang isolasi di sejumlah kecamatan, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Meranti, dr H Misri Hasanto MKea menyebutkan ada sebanyak 7 puskesmas yang bisa dijadikan tempat isolasi. Seperti halnya di Puskesmas Alai yang saat ini menjadi ruang isolasi bagi 12 pasien positif Covid-19.

"7 dari 10 Puskemas statusnya sudah rawat inap. Ruang rawat inap ini bisa kita jadikan sebagai ruang isolasi," ucapnya, Senin (26/4/2021).

Dengan dijadikannya sebagai ruang isolasi, maka puskesmas yang dimaksud itu akan tutup. Namun tetap bisa memberikan pelayanan dengan status darurat.

"Walaupun tutup, namun UGD (Unit Gawat Darurat) masih bisa tetap buka," ujarnya.

Kapolres Meranti, AKBP Eko Wimpiyanto juga meminta kepada Dinkes agar tetap mencari alternatif lain untuk isolasi. Itu dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya hal-hal terburuk.

"Siapkan juga skema perencanaan isolasi sampai ke tingkat mandiri. Kalau membludak dan tidak ada tempat isolasi lagi bagaimana tata cara dan standar untuk isolasi mandiri di rumah masing-masing. Pengawas untuk isolasi mandiri juga bisa melibatkan RT dan RW. Sehingga proses penanganan kasus bisa kita lakukan secara maksimal," tutup Eko. 

(jun)