TPA di Kota Ranai Kewalahan Hadapi Lonjakan Produksi Sampah
TPA Sebayar yang menampung sampah dari seluruh Natuna.
Natuna, Batamnews - Kota Ranai, Natuna, Kepulauan Riau menghasilkan puluhan ton sampah yang berasal dari rumah tangga.
Sebagai kota yang paling banyak dihuni penduduk, Ranai juga menjadi penyumbang terbesar sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sebayar, Desa Sungai Ulu, Bunguran Timur.

TPA Sebayar yang menampung sampah dari seluruh Natuna.
"15 hingga 16 ton sampah yang masuk di TPA ini setiap harinya," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup ( DLH) Kabupaten Natuna, Boy Wijanarko, Selasa (14/4/2021).
Sampah tersebut berasal dari sampah organik dan non-organik rumah tangga yang dikumpulkan dari sejumlah Tempat Pembuangan Sampah ( TPS) yang ada di kota Ranai.
Sampah dinilai menjadi persoalan yang serius dan perlu menjadi fokus perhatian bersama lantaran terus menunjukkan peningkatan volume setiap harinya.
Selain dari Kota Ranai, sampah di Pulau Bunguran Besar ini juga berasal dari kecamatan lainnya.
"Rata-rata kalau dari kecamatan lain seharinya bisa 3-4 ton, bahkan yang dari luar pulau biasanya seminggu sekali mereka mengirim sampahnya ke TPA Sebayar, sebab di pulau kapasitas TPS-nya sangat terbatas," lanjut Boy.

Kadis DLH Kabupaten Natuna, Boy Wijanarko
TPA Sebayar merupakan satu-satunya TPA di Natuna, namun belum bisa efektif untuk mengolah dan mendaur ulang sampah sampah.
Meskipun memiliki luas lahan 18 hektare, jika tidak ditunjang dengan alat-alat dan sarana prasarana yang memadai, TPA Sebayar tetap tidak sebanding dengan jumlah volume sampah yang semakin menggunung.
Sementara itu, Pj. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Natuna, Hendra Kusuma mengatakan selain menata ulang kebijakan terkait pembuangan sampah, pola hidup dan kebiasaan dari masyarakat sendiri pun perlu diubah.
"Dari yang sering membuang sampah sembarangan, tidak memisahkan antara sampah organik dan non-organik. Semua itu perlu kita sosialisasikan guna mengatasi permasalahan terkait sampah yang ada di Natuna," pungkasnya.

Komentar Via Facebook :