Singapura Izinkan Tarawih Berjemaah bagi Pekerja Penghuni Dormitori

Dormitori pekerja di Singapura. (Foto: ist)

Singapura, Batamnews - Otoritas Singapura mengizinkan pelaksanaan salat berjemaah bagi pekerja penghuni dormotori selama bulan Ramadan, dengan mengedepankan protokol kesehatan.

"Aturan ini berlaku untuk salat Tarawih dan salat wajib lainnya," kata Kementerian Tenaga Kerja (MOM) Singapura dilansir Channel News Asia, Jumat (9/4/2021).

Operator asrama dapat mendaftar melalui Assurance, Care and Engagement (ACE) Group di bawah MOM untuk mengatur salat berjemaah ini, tambahnya.

Doa dapat dilakukan di lokasi yang sesuai di dalam asrama, seperti aula serbaguna atau ruang bersama, dan asrama akan diizinkan untuk mengadakan dua sesi.

Mereka yang tidak dapat menghadiri sesi dapat terus berdoa di kamar mereka. Mereka juga dapat mengakses program masjid online, tersedia dalam bahasa Bengali, di saluran YouTube Dewan Agama Islam Singapura (MUIS), SalamSGTV.

Asrama yang telah menyatakan minat untuk melakukan sesi doa semacam itu dapat medaftarkan penghuninya untuk disetujui sebagai pemimpin doa atau Imam oleh MUIS, tambahnya.

Kementerian juga mendorong pekerja migran untuk mengambil vaksin COVID-19 ketika mereka diberi kesempatan untuk melakukannya selama periode ini.

“Vaksinasi tidak membatalkan puasa,” kata Kementerian Tenaga Kerja. “Selama Ramadan, pengaturan telah dibuat untuk memperpanjang jam vaksinasi hingga pukul 22.00 untuk melayani pekerja Muslim yang harus berbuka puasa sebelum vaksinasi.

“MOM akan terus bekerja dengan operator asrama dan majikan untuk memenuhi kebutuhan pekerja migran Muslim dalam menjalankan Ramadhan sambil memastikan kepatuhan pada langkah-langkah yang diperlukan untuk menangani risiko yang ditimbulkan oleh Covid-19,” pungkas mereka.

(gea)