IDI Kepri: Tenaga Kesehatan Lebih Kebal Covid-19 Usai Divaksin

IDI Kepri: Tenaga Kesehatan Lebih Kebal Covid-19 Usai Divaksin

Ilustrasi.

Dodo

Tanjungpinang - Tenaga kesehatan di Provinsi Kepulauan Riau, khususnya dokter terbukti lebih kebal dan tahan dari terpapar atau tertular virus corona atau Covid-19 setelah divaksinasi. 

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Kepri Rusdani mengatakan, bahwa vaksinasi terhadap tenaga kesehatan berkontribusi menurunkan jumlah kasus dokter terpapar Covid-19 di Kepri. 

"Sejak awal vaksinasi tahap I khusus tenaga kesehatan pada pertengahan Januari 2021 lalu. IDI mencatat, hanya ada penambahan dua dokter terinfeksi Covid-19," kata Rusdani, di Tanjungpinang, Kamis (18/3/2021). 

Ditambahkan Rusdani, bahwa sebelum vaksinasi atau selama periode Maret 2020 hingga awal Januari 2021, ada sebanyak 96 dokter didiagnosis terpapar Covid-19 dan empat di antaranya meninggal dunia. 

"Jadi total dokter positif Covid-19 sampai hari ini menjadi 98 orang. Sedangkan kasus nakes meninggal dunia, tak ada tambahan," ujarnya. 

Dengan hal ini lanjutnya, vaksinasi tenaga kesehatan merupakan upaya paling efektif dalam melindungi dokter dari ancaman Covid-19. 

Sebagaimana diketahui tenaga kesehatan khususnya dokter berisiko tinggi tertular virus itu karena berinteraksi langsung dengan pasien Covid-19. 

"Dengan vaksinasi ini sangat bermanfaat bagi dokter dan nakes lainnya selaku garda terdepan penanganan Covid-19, namun itu semua harus dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat," tegasnya. 

Sementara itu, Ketua Harian Satgas Covid-19 Provinsi Kepri TS Arif Fadillah mengatakan vaksinasi khusus bagi tenaga kesehatan ada sekitar 18 ribu orang. Terdiri dokter, perawat, dan tenaga penunjang kesehatan lainnya. 

Adapun cakupan penyuntikan vaksin dosis pertama tahap I sudah sebanyak 16.035 orang atau 90,7 persen, dan dosis kedua tahap I sebanyak 14.345 orang atau 89,5 persen. 

"Kita targetkan pada akhir Maret 2021 ini, vaksinasi bagi seluruh tenaga kesehatan sudah harus selesai. Ini komitmen kita agar tenaga kesehatan ini terlindungi dan tidak sampai ada korban lagi," harap Arif.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :