Nasabah Asuransi Bumi Putera di Batam Mengadu ke DPRD

Para nasabah bumi puter saat RDP dengan anggota DPRD Batam. (Foto: Margaretha/Batamnews)

Batam - Sejumlah nasabah asuransi Bumi Putera mengadu ke DPRD Batam, Senin (1/3/2021) dalam rapat dengar pendapat (RDP).  

Mereka mengadukan masalah terkait pencairan polisi asuransi. Langkah bertemu dengan DPRD Batam setelah upaya mereka dengan pihak perwakilan asuransi di Batam mentok.

Dewi Simanungkalit, salah satu nasabah mengatakan, terpaksa menutup dua polis miliknya, dari tiga polis yang didaftarkan.

“Satu polis sudah terima, sisanya masih ada dua lagi, belum jelas,” ujar Dewi.

Salah satu Anggota DPRD Batam, Tohap Erikson Pasaribu juga mengaku sebagai korban dari asuransi Bumi Putra.

“Saya juga korban asuransi bumi putera ini, ketika melapor ke kantor mereka disini, diminta ke pusat,” ujar Tohap.

Ia menyebut asuransi miliknya sudah jatuh tempo dan seharusnya dapat dicairkan. Akan tetapi hingga saat ini belum ada kepastian.  

“Harusnya pemerintah hadir untuk menjembatani,” katanya.

Ketua Komisi I DPRD Batam, Ides Madri mengapresiasi langkah para nasabah tersebut menemui DPRD Batam.

Ia meminta agar dikategorikan terlebih dahulu, mana nasabah yang masuk sebagai korban dan mana yang tidak.  “Harus dipisahkan dulu, biar nanti jelas,” ujar Ides.

Menurutnya dalam asuransi terdapat asuransi jiwa dan asuransi pendidikan. Ides meminta agar nasabah bisa mengetahui dengan jelas aturan dan waktu mengajukam klaim.

“Lengkapi dulu datanya, biar nanti bisa dipertanggungjawabkan,” ucap dia.

Anggota DPRD Utusan Sarumaha yang hadir dalam RDP ini menyebut para nasabah sebaiknya melakukan verifikasi data yang dipunyai.

“Ada beberapa kategori konsumen, sudah jatuh tempo menggunakan fasilitas, sudah jatuh tempo tapi belum menggunakan fasilitas, sudah jatuh tempo, tapi diminta tutup akunnya, diperhatikan lagi,” ujarnya.

Sementara itu Wakil Ketua II DPRD Kota Batam, Ruslan Ali Wasyim memastikan akan ada RDP lanjutan. DPRD akan menghadirkan stakeholder terkait.

“Nanti kita undang OJK, Ombusdman, termasuk dari pihak bumi putra itu sendiri,” ujar Ruslan.

(ret)
SHARE US :