Targetkan Predikat WBK, Imigrasi Karimun Canangkan Zona Integritas

Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjungbalai Karimun, Kepulauan Riau (Kepri), optimis bisa meraih predikat wilayah bebas dari korupsi (WBK) (Foto:Edo/Batamnews)

Karimun - Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjungbalai Karimun, Kepulauan Riau (Kepri), optimis bisa meraih predikat wilayah bebas dari korupsi (WBK).

Hal ini seperti yang dicanangkan dalam kegiatan Deklarasi Janji Kinerja dan Penandatanganan Komitmen Bersama Pencanangan Pembangunan Zona Integritas (PPZI) menuju WBK dan WBBM Tahun 2021 di Kantor Imigrasi Karimun, Rabu (24/2/2021).

Kepala Kantor Imigrasi kelas II TPI Karimun, Lutfi mengatakan bahwa di tahun 2021 ini, Imigrasi Karimun diharapkan mendapat predikat WBK.

"Kami bersama jajaran pegawai Kantor Imigrasi Karimun, berkomitmen untuk meraih predikat WBK di tahun 2021 ini," kata Lutfi.

Maka dari itu, dirinya juga menyebutkan bahwa akan mengoptimalkan segi pelayanan terhadap masyarakat. "Dengan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat Karimun," ujarnya.

Sementara itu, hal senada juga diucapkan oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kementrian Hukum dan HAM Provinsi Kepri, Dwi Nastiti, yang hadir dalam pencangan tersebut.

Dimana, dari 21 Satker juga termasuk Kantor Wilayah, ada 3 Satker yang meraih predikat WBK, yakni Imigrasi kelas I Batam, Rutan Tanjungpinang dan Rutan Karimun.

"Janji kinerja dan pencanangan pembangunan zona integritas WBK/WBBM pada kesempatan hari ini ada dua satker, yaitu Imigrasi dan Rutan Karimun," ucapnya.

Sehingga, pada tahun 2021 ini, ia berharap seluruh satker di bawah Kanwil Kemenhumham Kepri, bisa meraih predikat wilayah bebas korupsi dan wilayah birokrasi bersih melayani.

"Untuk satker Imigrasi, upayakan bisa meraih WBK, kalau Rutan untuk bisa WBBM, karena tahun 2020 sudah mendapatkan itu WBK," ujar Dwi.

"Dan, pesan kami, bahwa tanamkan jiwa internalisasi, nilai-nilai integritas dan perkuat komitmen bersama, mulai dari pimpinan hingga jajaran terbawah. Kalau mau meraih itu, harus sungguh-sungguh melaksanakan komitmen yang membangun dan buat perencanaan strategi apa yang bisa kita lakukan meraih predikat itu," pungkas Dwi.

(aha)
SHARE US :