Kapal Berbendera Iran dan Panama Diduga Cemari Perairan Kepri

Dua kapal diduga langgar alur pelayaran. (Foto: Antara)

Batam - MT Horse dan MT Freya, dua kapal tanker asing berbendera Iran dan Panama diduga melanggar alur pelayaran Indonesia dan melakukan pencemaran lingkungan.

"PPNS (penyidik pegawai negeri sipil) sudah bekerja secara profesional, sesuai sprindik yang dikeluarkan sudah ada sanggahan itu kurang lebih alur pelayaran dan nanti dari pencemaran," kata Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai, Ahmad di Batam, Kepulauan Riau, Kamis (25/2). Dikutip dari Antara.

Baca juga: Bakamla: Super Tanker MT Horse dan MT Freya Melanggar Hukum di Laut Indonesia

Dia mengatakan kedua kapal itu sudah disegel. Barang bukti dalam kasus itu juga sudah diserahkan Badan Keamanan Laut dan agen pelayaran kepada pihaknya.

PPNS Kementerian Perhubungan terus bekerja untuk menyelesaikan tugasnya dalam kasus itu. PPNS yang melibatkan petugas dari Kepri, Jakarta dan Tarakan itu terus berkoordinasi dengan Polda Kepri dan Kejaksaan Batam.

Pihaknya juga menerima keterangan ahli dari internal kementerian perhubungan, Bakamla dan pihak lain terkait dengan prosedur yang berlaku sesuai uu 17/2008 tentang pelayaran maupun KUHAP.

"Sesuai arahan menteri dan komandan satgas, para PPNS kita profesional," kata dia.

Baca juga: Belum Ada Agen yang Mengklaim 2 Super Tanker Tangkapan Bakamla

Dalam kesempatan itu, ia menyatakan tidak ada kendala dalam penanganan kasus yang menarik perhatian internasional itu. "Mudah-mudahan bisa selesai sampai P21 ke kejaksaan," kata dia.

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi menegaskan pemerintah serius menangani kasus tanker asing berbendera Panama dan Iran yang memasuki perairan Indonesia.

(fox)
SHARE US :