Kursi Wakil Wali Kota Tanjungpinang Masih Kosong, Golkar: Tak Usah Tunggu Rekomendasi Rahma

Kursi Wakil Wali Kota Tanjungpinang Masih Kosong, Golkar: Tak Usah Tunggu Rekomendasi Rahma

Ilustrasi.

Tanjungpinang - Kursi Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau masih kosong. Proses pemilihan deputi wali kota tersebut hingga kini masih jalan di tempat.

Ditengarai, lamanya kekosongan wakil wali kota lantaran Wali Kota Rahma tak kunjung meneruskan surat rekomendasi partai pengusung ke DPRD Tanjungpinang.

Menurut Ketua DPD II Partai Golkar Tanjungpinang, Untung Budiawan bahwa DPRD Tanjungpinang dapat meneruskan proses pemilihan wakil wali kota tanpa harus menunggu surat dari Wali Kota Rahma.

"Legislatif sudah layak dan bisa melakukan proses pemilihan Wawako sesuai mekanisme, tanpa surat dari wali kota," kata Untung, Sabtu (13/2/2021).

Untung mengatakan, saat ini masyarakat ibukota Provinsi Kepulauan Riau tengah menanti adanya sosok pendamping Wali Kota Tanjungpinang. 

Keberadaan sosok wakil dinilai sangat penting guna membantu kerja dan tugas wali kota dalam menjalankan roda pemerintahan.

Ia menyebutkan, dirinya juga sudah menanyakan ke Fraksi Golkar di DPRD Kota Tanjungpinang terkait surat rekomendasi calon wakil wali kota dari Partai Golkar yang telah diserahkan ke Rahma beberapa bulan yang lalu.

"Tentu harapan masyarakat ini kita akomodir, dan saya sudah menanyakan surat ke Fraksi Golkar tentang surat dari wali kota, ternyata belum masuk ke legislatif," tuturnya.

Sementara itu, Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Tanjungpinang, Novaliandri Fathir menyampaikan, bahwa DPRD telah melakukan konsultasi ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait proses pemilihan wakil wali kota tersebut. 

Menurutnya, proses pemilihan bisa berjalan meski tanpa mengantongi surat dari wali kota Tanjungpinang.

"Konsultasi kami ke Kemendagri begitu jelas dan terang, bahwa DPRD boleh melakukan pemilihan walau tanpa ada surat dari wali kota dan itu konstitusional," pungkasnya.

Untuk diketahui, sejak November 2020 lalu, Partai Golkar dan Gerindra telah mengirimkan surat rekomendasi nama Calon Wakil Wali Kota ke Wali Kota Tanjungpinang. 

Namun, hingga kini Rahma enggan mengirimkan sosok pilihannya ke DPRD Kota Tanjungpinang.
 

(adi)