Pemprov Kepri Anggarkan Rp10 M Pembebasan Lahan Proyek Jembatan Batam-Bintan

Pemprov Kepri Anggarkan Rp10 M Pembebasan Lahan Proyek Jembatan Batam-Bintan

Pemancangan titik pembangunan untuk proyek Jembatan Babin beberapa waktu lalu. (Foto: Dok. Batamnews)

Tanjungpinang - Pemerintah Provinsi Kepri di APBD tahun anggaran 2021 ini mengalokasikan Rp10 miliar untuk pembebasan lahan. Hal ini untuk mendukung pembangunan Jembatan Batam-Bintan (Babin).

 

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pebataan Ruang dan Pertanahan (PUPR) Provinsi Kepri, Abu Bakar mengatakan tahun 2021 ini pemerintah Kepri mengalokasikan anggaran untuk pembahasan tanah untuk pembangunan Jembatan Babin aebesar Rp10 miliar.

"Saat ini pembebasan lahan sudah mulai berjalan, dilakukan tentunya secara bertahap baik untuk di bagian Batam dan Bintan," kata Abu Bakar, Minggu (7/2/2021).

Lahan yang akan dibebaskan untuk pembanginan jembatan Babin ini kurang lebih seluas 30 hektar, dan pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Pihak BPN sendiri lanjut Abu, susah mendata dan lahan yang akan dibebaskan tersebut merupakan lahan milik masyarakat.

"Secara keseluruhan lahan untuk lokasi Jembatan Babin ini sudah terdata dan tidak ada masalah, sebab lahan itu milik masyarakat tidak ada lahan hutan lindung cathment area dan lahan lainnya," ujarnya.

Lahan yang akan dibebaskan tersebut berada di wilayah Batam dan Kabupaten Bintan. Namun, untuk pastinya berapa luas di masing-masing wilayah ini masih menunggu laporan lengkap dari tim.

"Prosesnya memang panjang untuk pembebasan lahan ini, namun secara keseluruhan sudah tidak ada hambatan," kata Abu lagi.

Abu juga menambahkan, pembangunan jembatan Babin masuk dalam 25 proyek nasional, yang pembangunannya menggunakan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha.

Jembatan Babin kata dia, masuk dalam rencana Kementerian PUPR bersama pembangunan jalan tol di sejumlah daerah di Indonesia yang pembangunannya ditargetkan terealisasi di Kuartal I 2021.

"Kita harapkan secepatnya akan terealisasi pembangunan jembatan Babin yang sudah ditunggu masyarakat Kepri," harapnya.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Kepri telah mengalokasikan anggaran Rp 1,7 miliar di APBD TA 2021 untuk membuka akses jalan menuju titik nol pembangunan Jembatan Batam-Bintan (Babin).

Proyek nasional Jembatan Babin yang akan menghubungkan Pulau Batam dan Pulau Bintan tersebut ditargetkan akan dimulai pada akhir tahun 2021 mendatang.

"Melalui Dinas PUPP Provinsi Kepri sudah mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,7 miliar khusus untuk kegiatan cut and fill dengan membuka jalan utama menuju Jembatan Babin," kata Kepala Seksi Jalan dan Jembatan, Dinas PUPP Provinsi Kepri, Handoko.

(sut)