Pembangunan Akses Jalan Menuju Jembatan Babin Telan Anggaran Rp 1,7 M

Pembangunan Akses Jalan Menuju Jembatan Babin Telan Anggaran Rp 1,7 M

Pjs Gubernur Kepri, Bahtiar melakukan pemancangan di titik awal lokasi landing point proyek Jembatan Babin, Selasa (1/12) di Kabil, Batam. (Foto: Margaretha/Batamnews)

Tanjungpinang - Pemerintah Provinsi Kepri telah mengalokasikan anggaran Rp 1,7 miliar di APBD 2021 untuk membuka akses jalan menuju titik nol pembangunan Jembatan Batam-Bintan (Babin). 

Proyek nasional Jembatan Babin yang akan menghubungkan Pulau Batam dan Pulau Bintan tersebut ditargetkan akan dimulai pada akhir tahun 2021 mendatang. 

"Melalui Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPP) Provinsi Kepri sudah mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,7 miliar khusus untuk kegiatan cut and fill dengan membuka jalan utama menuju Jembatan Babin," kata Kepala Seksi Jalan dan Jembatan, Dinas PUPP Provinsi Kepri, Handoko, di Tanjungpinang, Selasa (19/1/2021). 

Dijelaskan Handoko, lokasi pekerjaan cut and fill itu nanti di kawasan Kabil, Batam. Adapun panjang jalan menuju titik nol Jembatan Babin itu nanti lebih kurang 2 Km. Dengan anggaran yang ada di tahun 2021 ini, masih dihitung apakah sudah cukup atau masih kurang. 

"Row atau lebar jalan itu nanti dirancang 100 meter dengan dua jalur. Adapun masing-masing jalur dibuat lima lajur. Sehingga memudahkan lalu lalang kendaraan yang akan melintas,” jelas Handoko.  

Terpisah, Kepala Bidang Bina Marga, Dinas PUPP Provinsi Kepri, Rodiantari mengatakan saat ini pihaknya tengah fokus untuk menyusun Amdal pembangunan Jembatan Babin. 

Menurutnya, untuk pekerjaan tersebut sudah diumumkan di media beberapa waktu lalu. Karena Amdal dibutukan untuk pelaksaan pembangunan proyek jalan dan jembatan sepanjang 14,757 Km tersebut. 

"Pembangunan proyek strategis nasional itu nanti tentunya berpotensi menimbulkan dampak lingkungan. Selain itu juga dampak sosial. Maka dari itu, tim membutuhkan saran dan tanggap, terhitung 10 hari setelah terbitnya pengumuman ini," ujar Rodi. 

Sebelumnya juga, Pemprov Kepri telah menganggarkan biaya untuk pembebasan lahan guna mendukung pembangunan jembatan Batam-Bintan sebesar Rp 30 miliar di APBD TA 2021. 

"Kita sudah anggarkan dana khusus untuk pembebasan lahan seluas 30 hektar dengan anggaran sebesar Rp 30 miliar di APBD 2021," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruamg dan Pertanahan (PUPRP) Pemprov Kepri Abu Bakar. 

Proyek nasional pembangunanan Jembatan Babin ini merupakan janji Presiden RI Joko Widodo dan sudah masuk dalam RPJMN 2020-2024.

(sut)