KKP Sebut Ada 418 Juta Benih Lobster di Perairan Indonesia
Benih lobster. (Foto: kkp.go.id)
Jakarta - Plt. Dirjen Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Muhammad Zain mengatakan, berdasarkan data Komisi Nasional Pengkajian Sumber Daya Ikan (Komnas Kajiskan), stok benih bening lobster (BBL) yang ada di perairan Indonesia sebanyak 418 juta.
"Total benih bening lobster atau BBL atau benur ini jumlahnya 418 juta yang tersebar di beberapa perairan," kata Zaini dalam dialog Serap Aspirasi: Implementasi Undang-Undang Cipta Kerja Sektor Pertanian, Kelautan & Perikanan, Lombok, NTB, Senin (7/12/2020).
Dia menjelaskan, lembaga tersebut dibentuk oleh KKP untuk menentukan jumlah stok ikan yang bisa dimanfaatkan oleh para nelayan. Data dari Kajiskan ini pun dipublikasikan setiap tahunnya. Sehingga memudahkan nelayan untuk menentukan lokasi penangkapan ikan.
"Kajian ini dilakukan untuk menentukan stok ikan yang ada di perairan kita. Kajiskan ini tersebar di 11 BPP NRI," imbuhnya.
Publikasi data stok perikanan ini menjadi upaya KKP untuk terbuka kepada masyarakat. Sekaligus membantah tuduhan KKP menyembunyikan data-data. "Kalau mau ambil melakukan penangkapan ikan bisa menggunakan data-data ini. Jadi tidak ada lagi data-data yang kita sembunyikan," jelasnya.
Selain itu, data dari Kajiskan tersebut juga digunakan untuk memberikan izin bagi kapal penangkap ikan. Sehingga pemerintah bisa menentukan jumlah kapal ikan yang bisa menangkap ikan di laut.
"Berdasarkan kajian stok ini, kita berikan berapa kapal yang bisa dikasih izin untuk dia melakukan penangkapan," tandasnya.
Komentar Via Facebook :