Sui Hiok Prihatin Suku Laut Pulau Kuang Tinggal di Rumah Hampir Roboh

Sui Hiok Prihatin Suku Laut Pulau Kuang Tinggal di Rumah Hampir Roboh

Anggota DPRD Lingga Sui Hiok saat reses beberapa waktu lalu (Foto:ist/batamnews)

Rhuuzi Wiranata

Lingga - Sebagian masyarakat suku laut di Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau (Kepri) hingga saat ini masih perlu sentuhan pemerintah daerah. Mulai dari tempat tinggal, hingga ketersedian listrik PLN.

Hal ini diungkapkan oleh Anggota DPRD Lingga, Sui Hiok. Menurutnya, sebagian masyarakat suku laut di Kabupaten Lingga masih banyak yang tertinggal. Seperti halnya mereka yang menetap di Pulau Kuang dan Linau, Desa Tanjung Kelit, Kecamatan Bakung Serumpun.

"Suku laut yang ada di Pulau Kuang hampir semua rumah mereka sudah mau roboh, bahkan sebagian ada juga yang hanyut dibawa ombak," kata Sui Hiok kepada Batamnews, Jumat (6/11/2020).

Tak hanya itu, masyarakat suku laut yang menetap di Linau Air Batu, Desa Tanjung Kelit, hingga saat ini masih hidup dalam kegelapan. Pasalnya, mereka tak pernah merasakan listrik dari PLN.

"Masyarakat Linau sampai hari ini masih gelap gulita. Ini harus jadi perhatian bersama. Jangan sampai mereka hanya diperlukan saat ada maunya, tapi setelah itu mereka diabaikan," ucap Sui Hiok.

Ia pun berharap, Pemda Lingga bisa memperhatikan kesejahteraan masyarakat suku laut. Dengan harapan agar mereka bisa merasakan hidup seperti masyarakat Lingga lainnya, yang telah benderang dengan listrik PLN serta rumah yang layak.

"Kita harap di moment Pilkada ini, para pasangan calon tidak hanya mengumbar janji untuk mensejahterakan masyarakat suku laut. Saya harapkan mereka ini kedepannya benar-benar diperhatikan, bukan malah terbiarkan," harapnya.

Sebelumnya, pada sesi pertama pelaksanaan debat publik Pilkada Lingga yang digelar di Aula Kantor Bupati Lingga, Daik, Rabu (4/11/2020) lalu, ketiga Paslon Pilkada Lingga diminta untuk menyampaikan strateginya dalam melindungi dan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat suku laut di Kabupaten Lingga.

 

Masing-masing Paslon diberikan waktu tiga menit untuk memberikan jawaban. Jawaban pertama dimulai dari Paslon nomor urut 2 H. Riki Syolihin-H. Raja Supri (2HRS).

"Suku laut atau suku lainnya di Kabupaten Lingga akan tetap menjadi perhatian, semuanya akan mendapatkan hal yang sama. Kami akan perhatikan mereka dengan visi misi kami, tidak akan ada dibedakan," ucap Riki Syolihin menjawab pertanyaan tersebut.

Sementara itu, kesempatan untuk menjawab pertanyaan selanjutnya diberikan kepada Paslon nomor urut 3 Muhammad Nizar-Neko Wesha Pawelloy.

Nizar menjelaskan, ia dan Neko mengusung visi `Terwujudnya Kabupaten Lingga Sebagai Bunda Tanah Melayu yang Maju, Sejahtera, Agamis dan Berbudaya`. Maju dan sejahtera disini memiliki artian mereka ingin suku laut menjadi perhatian yang harus diberikan tempat dan pengakuan oleh Pemda.

"Untuk itu, kami diawal sudah menyampaikan bahwa suku laut ini harus mendapatkan tempat. Hari ini sudah kita mulai di zaman Alias Wello-Nizar, maka di zaman Nizar-Neko, kami akan melanjutkan dengan bekerjasama dengan Yayasan Kajang untuk hal ini. Harapan kami, setelah mereka mendapat pengakuan, kita akan mudah memberikan mereka bantuan," jelas Nizar.

Sedangkan Paslon nomor urut 1, Muhammad Ishak-Salmizi yang mendapatkan kesempatan terakhir menjawab pertanyaan tersebut mengatakan bahwa suku laut merupakan bagian dari masyarakat Kabupaten Lingga.

"Pemkab Lingga berkewajiban kepada masyarakatnya. Kami akan menghidupkan kembali rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi masyarakat suku laut yang sudah terhenti sejak 5 tahun terakhir. Kita bisa lihat rumah mereka sudah memperihatinkan. Selain itu kita akan membantu mereka mulai dari bidang pelayanan, pendidikan juga harus kita berikan," sebut Ishak.

"Suku laut jangan dijadikan ajang eksploitasi. Kami akan lakukan hal yang strategis, yang paling penting pembinaan kepada mereka untuk hidup layak, hidup bersih, pendidikan dan keagamaan, sehingga mereka tidak selamanya menjadi masyarakat terpencil," pungkas Salmizi.

Baca: Cara Tiga Paslon Pilkada Lingga Penuhi Kebutuhan Dasar Warga Suku Laut

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :