Air ATB Mati Sejak Pagi, Pelanggan: Apa karena Mau Ganti Pengelola?
Ilustrasi.
Batam - Pasokan air bersih dari PT Adhya Tirta Batam terhenti sejak Sabtu (12/9/2020). Kondisi ini membuat aktivitas ekonomi warga terganggu.
Sejumlah pedagang makanan di kawasan Batam Centre mengaku kelabakan dengan matinya air ATB ini. Sebab, air menjadi salah satu komponen utama dalam usaha mereka.
"Mau cuci piring dan gelas jadi susah. Terpaksa pakai air galon, mana mati air tanpa pemberitahuan," kata Nando, pedagang nasi di komplek Nusantara Golden, Batam Centre.
Sementara, Desvika, warga salah satu perumahan di kawasan Cikitsu mengaku pasokan air ATB terhenti sejak pagi.
"Kenapa ya kok mati (air)? Ini apa karena mau ganti pengelola," ujar dia.
Public Relation and Media Superintend ATB, Iksa Wijanarko yang dihubungi Batamnews mengungkapkan terhentinya pasokan air tidak ada kaitan dengan konsesi, melainkan murni dikarenakan padamnya listrik di IPA Duriangkang.
"(Gangguan) ini agak berbeda dengan biasanya. Butuh waktu untuk menormalkan kembali pasokan air," ujar dia.
Akibat padamnya listrik ini, sejumlah wilayah di Batam terhenti pasokan air yakni Tanjunguncang, Marina, Sei Panas, Batam Centre, Batuampar, Batuaji, Jodoh, Nagoya, Tanjungpiayu dan Bengkong.
Iksa memprediksi pada pukul 19.00 WIB, pasokan air akan kembali lancar.
Komentar Via Facebook :