Vietnam Pesan 150 Juta Dosis Vaksin Corona Bikinan Rusia

Ilustrasi.

Hanoi - Kementerian Kesehatan Vietnam telah mendaftar untuk membeli jutaan dosis vaksin Covid-19 Rusia, lapor media pemerintah.

Vietnam akan membeli antara 50 juta hingga 150 juta dosis vaksin, menurut laporan di surat kabar pemerintah Tuoi Tre.

Pada pertemuan pemerintah pada Jumat pekan lalu, pejabat Menteri Kesehatan Nguyen Thanh Long mengatakan Vietnam telah memesan vaksin Covid-19 buatan Rusia.

Namun, kapan tepatnya dosis akan dibeli dan dikirim masih belum jelas.

"Sementara itu, Vietnam masih akan terus mengembangkan vaksin Covid-19 di negaranya sendiri," sebuah siaran di Vietnam Television (VTV) yang dikelola pemerintah pada hari Jumat, mengutip pernyataan Kementerian Kesehatan.

Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan pada hari Selasa bahwa negara itu telah menyetujui vaksin Covid-19 bernama Sputnik V.

Pejabat Rusia telah menepis kekhawatiran yang diungkapkan oleh para ilmuwan di seluruh dunia atas kurangnya pengujian tahap akhir vaksin.

Vietnam bertujuan untuk menyiapkan vaksin Covid-19 sendiri untuk uji coba pada manusia pada akhir 2020 dan siap untuk digunakan secara umum pada Oktober 2021, menurut laporan media pemerintah.

Negara Asia Tenggara sejauh ini relatif berhasil dalam menanggapi pandemi virus corona dan berulang kali menerima pujian dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Namun setelah wabah baru di kota pesisir Da Nang pada akhir Juli setelah berbulan-bulan tidak ada penularan virus oleh komunitas, jumlah infeksi baru telah meningkat dengan cepat dan negara itu telah mengalami kematian pertama diakibatkan Covid-19.

(gea)