Terungkap Alasan Pemkab Lingga Batalkan Takbir Keliling-Shalat Idul Adha di Lapangan Terbuka

Kabag Kesra di Setda Lingga, Jaya Atmajaria (Foto:ist)

Lingga - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lingga, Kepulauan Riau, semulanya akan menggelar takbir keliling, Kamis (30/7/2020) malam, dan shalat Idul Adha di Halaman Kantor Bupati Lingga, Jumat (31/7/2020) pagi. Namun sayang keduanya batal terlaksana.

Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) di Setretariat Daerah (Setda) Lingga, Jaya Atmajaria mengatakan, surat resmi terkait pembatalan takbir dan shalat Idul Adha tersebut sudah pun disebar luaskan.

"Memang awalnya kita melaksanakan takbir keliling dan shalat Idul Adha di lapangan, namun adanya kabar tidak baik yakni, terkait suspek virus corona baru-baru ini, maka rencana dua agenda itu diralat," ucap Jaya kepada Batamnews, Kamis (30/7/2020).

Ia menjelaskan, ralat dilakukan setelah digelar rapat Bupati Lingga, Selasa (28/7/2020) malam, dan meminta pihaknya meralat informasi yang sebelumnya sudah diketahui masyarakat.

Baca: Lingga Tetap Gelar Takbir Keliling Idul Adha, Utamakan Protokol Kesehatan

“Kami telah membuat surat resmi, bahwasannya tidak dilakukan takbir keliling penyambutan Idul Adha dan shalat id berjamaah di lapangan Kantor Bupati Lingga. Kita imbau kembali para jamaah melaksanakannya di masjid, surau dan mushala saja,” sebutnya.

“Sekali lagi kami imbaukan atas nama Pemkab Lingga, meralat takbir keliling menyambut Idul Adha yang direncanakan pada Kamis (30/7/2020) malam ini, dan shalat id berjamaah di lapangan Kantor Bupati Lingga tidak jadi digelar. Kita kembali seperti shalat Idul Fitri kemarin,” sambung Jaya.

Sebagaimana diketahui, adapun pembatalan takbir keliling dan shalat Idul Adha di lapangan terbuka tersebut dilakukan setelah keluarnya pers rilis Plt Walikota Tanjungpinang tentang penambahan dua warga Tanjungpinang yang terkonfirmasi Covid-19.

Adapun isi surat edaran Plt Walikota Tanjungpinang tersebut, satu di antaranaya Tn. AC, laki-laki, usia 29 tahun, alamat Jalan Nusantara, Kelurahan Batu 9, Kecamatan Tanjungpinang Timur.

Baca: Pemkab Lingga Mendadak Batalkan Takbir Keliling dan Salat Idul Adha di Lapangan Terbuka

Yang bersangkutan merupakan TNI aktif dan bertugas di Surabaya selama 3 bulan terakhir. Tanggal 9 Juni 2020 melakukan perjalanan dari Surabaya ke Jakarta dan menginap di Jakarta selama 1 minggu.

Tanggal 16 Juli 2020 berangkat dari Jakarta menuju Dabo Singkep dengan menggunakan KRI dengan jumlah personil lebih kurang 200 orang.

Tanggal 24 Juli 2020 yang bersangkutan berangkat ke Tanjungpinang dengan menggunakan helikopter dengan jumlah penumpang sebanyak 4 personil termasuk pilot. Sesampai di Tanjungpinang dilakukan pemeriksaan Rapid Test pada seluruh personil.

Dan hasilnya Tn. AC dinyatakan reaktif, dilajutkan dengan pengambilan swab dan hasil PCR pada tanggal 27 Juli 2020 dinyatakan positif covid-19. Saat ini kondisi yang bersangkutan stabil, sehat tanpa keluhan.

"Atas dasar itulah, guna mengantisipasi agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan bersama, maka kita batalkan. Sebab mencegah itu lebih baik," pungkas Jaya.

(ruz)