Singapura Tutup Sementara Masjid di Bedok, Ini Penyebabnya

Singapura Tutup Sementara Masjid di Bedok, Ini Penyebabnya

Masjid Al-Ansar di Bedok Utara, Singapura. (Foto: Wikipedia)

Singapura - Masjid Al-Ansar di Bedok Utara, Singapura sempat ditutup sementara menyusul adanya warga yang positif Covid-19 mengunjungi rumah ibadah itu.

Kementerian Kesehatan Singapura melaporkan, orang yang terinfeksi Covid-19 itu mengunjungi Masjid Al-Ansar sebanyak delapan kali antara tanggal 26 Juni dan 2 Juli.

Sebagai tindakan pencegahan, Dewan Agama Islam Singapura (MUIS) mengatakan Masjid Al-Ansar ditutup mulai malam 7 Juli dan juga pada 8 Juli untuk pembersihan dan desinfeksi.

Pada Kamis (9/7/2020), masjid tersebut sudah dibuka. Untuk pelaksanaan salat Jumat, tetap digelar pada esok hari.

"Kementerian Kesehatan dapat melacak kasus yang dikonfirmasi karena langkah-langkah masjid telah menempatkan," kata MUIS dikutip Channel News Asia.

Pengelola masjid juga membatasi waktu dan kontak antara satu jemaah dengan yang lain secara sementara meskipun risiko terinfeksi disebut rendah. 

Layanan ibadah jemaah di masjid-masjid dimulai kembali bulan lalu, dengan pemesanan online diperlukan karena batasan jumlah orang yang diizinkan per sesi.

MUIS juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada, untuk mengikuti semua prosedur manajemen yang aman yang ditetapkan oleh masjid dan untuk tinggal di rumah jika tidak sehat.

Kelompok rentan seperti orang tua, anak-anak, dan mereka yang memiliki kondisi pernapasan kronis sangat dianjurkan untuk tidak mengunjungi masjid, tetapi melakukan salat di rumah saja.

"Dengan kerja sama semua orang, kita dapat menjaga COVID-19 dan terus melanjutkan lebih banyak kegiatan di masjid-masjid di masa mendatang," kata MUIS.

(gea)