Update Covid-19 Batam 7 Juli: Tambah 5 Kasus, Satu Keluarga di Bengkong Sadai Positif

Update Covid-19 Batam 7 Juli: Tambah 5 Kasus, Satu Keluarga di Bengkong Sadai Positif

Ilustrasi.

Batam - Tim Gugus Tugas mengkonfirmasi lima tambahan kasus Covid-19 hari ini, Selasa (7/7/2020). Data ini merupakan hasil pemeriksaan swab oleh Tim analis BTKLPP Batam berdasarkan hasil temuan dari kasus baru dan contact tracing di Kota Batam. 

Tercatat 4 laki-laki dan seorang anak perempuan: 

1. Kasus 242, AF (42 tahun), Laki-laki, Perumahan Kampung Belimbing, Kelurahan Sadai, Kecamatan Bengkong, Kota Batam. Yang bersangkutan adalah ayah kandung dari Pasein 231 dan sekaligus adalah suami dari Pasien 232

2. Kasus 243, RKA (11 tahun), Perempuan, Pelajar, Kampung Belimbing Kelurahan Sadai Kecamatan Bengkong Kota Batam. Yang bersangkutan adalah Kakak kandung dari Pasien 231 dan sekaligus anak kandung dari pasangan suami-istri terkonfirmasi positif 232 dan 242. 

Pasien 242 dan 243 sebelumnya terlacak dari penyelidikan epidemiologi (PE) yang dilakukan oleh Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Puskesmas Sei Panas 3 - 4 Juli 2020. Mereka melakukan tes di RS Budi Kemuliaan Batam dan di RS Harapan Bunda Batam. 

Kondisi mereka dalam keadaan stabil dan sedang dalam persiapan perawatan isolasi/karantina di RSKI Covid-19 Galang Kota Batam.

 

3. Kasus 244, AM (42 tahun), Laki-laki, Swasta, Perumahan Sagulung Bahagia, Kelurahan Sagulung Kota, Kecamatan Sagulung, Kota Batam.

Pada tanggal 30 Juni 2020 yang bersangkutan tiba di Batam dari Bojonegoro Jawa Timur dan kemudian dari Bandara langsung memeriksakan diri ke RS Awal Bros Batam sehubungan dengan keluhan demam yang dideritanya dua hari yang lalu. 

Kemudian oleh dokter pemeriksa dilakukan pemeriksaan secara intensif yang hasil kesimpulan diagnosisnya adalah “Obs Febris H3 ec viral infection + PDP ringan” namun demikian yang bersangkutan tidak mau dirawat. 

Mengingat hal tersebut selanjutnya pemantauan dan penanganan yang bersangkutan dilakukan oleh puskesmas Sei Lekop sesuai dengan tempat tinggalnya dan diedukasi untuk melakukan karantina/isolasi mandiri dirumahnya.

Kemudian 3 Juli 2020 dilakukan pengambilan swab tenggorokan di RSBP Batam, hasilnya keluar hari ini Positif. Sebelum berangkat ke Batam pada tanggal 27 Juni 2020 yang bersangkutan sudah melakukan RDT di Klinik Pertamina Bojonegoro dengan hasil non reaktif

Sejauh ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan stabil dan akan dikarantina di RSKI Galang


4. Kasus 245, MYM (18 tahun), Laki-laki, Pelajar/Santri, beralamat di kawasan perumahan Tiban Riau Bertuah, Kelurahan Patam Lestari, Kecamatan Sekupang 

5. Kasus 246,  AHH (16 tahun), Laki-laki, pelajar/santri, Perumahan Tiban Bukit Permai, Kelurahan Tiban Baru, Kecamatan Sekupang, Kota Batam. 

Keduanya (MYM dan AHH) pada 1 Juli 2020 memeriksakan diri ke Klinik Thamrin untuk melakukan pemeriksaan RDT guna memenuhi persyaratan penerbangan ke Jakarta untuk melanjutkan pendidikannya yang hasilnya diperoleh reaktif.

Karena hasilnya reaktif, keduanya dipantau Puskesmas Mentarau sesuai dengan alamat tempat tinggalnya. 

Pada tanggal 2 Juli 2020 oleh Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Puskesmas Mentarau mengevakuasi keduanya ke RSKI Covid-19 guna melaksanakan karantina. Di RSKI dilakukan pemeriksaan swab, hasilnya diperoleh pada hari ini positif. Kondisinya dilaporkan dalam keadaan stabil.


Tercatat 31 Pasien Positif di Batam

 

Hari ini, Selasa (7/7/2020), tim Gugas juga mengumumkan lima pasien sembuh. Data terakhir menujukkan jumlah kumulatif kasus Covid Batam sebanyak 246 kasus dengan 202 kasus sembuh, dan 12 kasus meninggal. Yang dalam perawatan saat ini berjumlah 31 pasien.

Terkait potensi penambahan kasus, saat ini ada 83 sampel swab yang sedang diuji Balai Teknis Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Batam.

"Masih mungkin terjadi pertumbuhan kasus Covid-19 yang berkaitan dengan berbagai cluster yang ada ataupun kasus baru yang terjadi baik dari transmisi lokal maupun impor. Diimbau kepada seluruh masyarakat Kota Batam guna tetap mengikuti anjuran pemerintah," sebut Tim Gugus Tugas.

(fox)