Dukungan Masyarakat Terhadap Pembangunan IPAL Sangat Diperlukan

Dukungan Masyarakat Terhadap Pembangunan IPAL Sangat Diperlukan

Perspektif IPAL di Batam. (Foto: ist)

Muhammad Ikhsan

Batam - Proses pengerjaan proyek pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Batam, beberapa kali menghadapi masalah di lapangan.

Salah satunya kurangnya dukungan dari masyarakat. Proses pemasangan pipa sambungan juga memakan cukup banyak waktu karena harus bernegosiasi dengan warga di perumahan yang akan dibangun sambungan pipa IPAL. 

Beberapa perumahan juga ada yang sempat keberatan saat proyek pengerjaan akan dilakukan. Sehingga petugas dilapangan terus memberikan pemahaman tujuan pembangunan tersebut. 

Manajer Pengelolaan LingkunganBadan Usaha Fasilitas dan Lingkungan BP Batam, Iyus Rusmana mengatakan, pembangunan IPAL sebagai bentuk pengaman waduk dari limbah domestik dan penataan sanitasi pemukiman penduduk. Pembangunan IPAL juga diyakini mampu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan menyehatkan lingkungan. 

Pembangunan IPAL sangat diperlukan mengingat, saat ini Batam tidak lagi memiliki kemampuan mengolah limbahnya sendiri. Apalagi, jumlah limbah domestik dari aktivitas mandi, cuci, kakus terus bertambah setiap hari seiring pesatnya pertumbuhan penduduk Batam.

“Sambungan kerumah-rumah ini merupakan pekerjaan yang sangat vital supaya bisa mengolah air limbah dari perumahan,” ucap Iyus.

Limbah Domestik dari kawasan pemukiman terus mengalir dan mencemari kawasan perairan sekitar. Terlebih pemukiman di kawasan Batam center, limbah domestiknya terus mengalir ke Waduk Duriangkang sebagai waduk utama yang mengaliri 80 persen masyarakat Batam. Jika dibiarkan, kualitas air dan kapasitas waduk bisa terganggu.

Dukungan masyarakat Batam dalam pembangunan IPAL ini sangat diperlukan agar kesehatan lingkungan tetap terjaga dan menyelamatkan Batam dari potensi krisis air baku. 

Air limbah akan diolah kembali di Waste Water Treatment Plan (WWTP) Bengkong Sadai untuk menjadi air baku dan dialirkan ke DAM Baloi untuk diolah. 

Air ini akan dimanfaatkan untuk kebutuhan industri serta menyiram taman yang ada di Batam. Sehingga air minum di Batam tidak lagi digunakan untuk keperluan tersebut.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.
Komentar Via Facebook :