Disdik Bintan Pertahankan Dua Pos Anggaran dari Rasionalisasi

Disdik Bintan Pertahankan Dua Pos Anggaran dari Rasionalisasi

Kepala Disdik Bintan, Tamsir.

Bintan - Pemkab Bintan memangkas atau normalisasi anggaran di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk membantu penanganan dan pencegahan serta pemulihan ekonomi di saat pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Seperti yang dilakukan di Dinas Pendidikan (Disdik) Bintan. Meskipun sudah tiga kali dilakukan normalisasi, dinas ini tetap mempertahankan agar anggaran untuk pendidikan anak-anak seluruh Kabupaten Bintan tak dipangkas.

Kepala Disdik Bintan, Tamsir mengatakan anggaran untuk penyewaan transportasi anak-anak sekolah selama setahun tetap dipertahankan. Begitu juga anggaran seragam dan perlengkapan sekolah untuk siswa tahun ajaran baru.

"Ada sekitar Rp 16.814.504.000 yang kita pertahankan agar tidak masuk ke kotak pemangkasan untuk penanganan Covid-19," ujar Tamsir, kemarin.

Dana itu diperuntukan dua kegiatan. Kegiatan pertama adalah penyewaan transportasi untuk mengantar dan menjemput anak-anak bersekolah di 10 kecamatan sebesar Rp 11.631.464.000. 

Besaran dana transportasi itu dibagi dalam 2 jenis angkutan. Diantaranya untuk di darat penyewaan bus dengan biaya selama setahun Rp 8.703.464.000 dan untuk di laut penyewaan pompong dengan biaya selama setahun Rp 2.928.000.000.

"Dana untuk transportasi  Rp 11.631.464.000. Itu untuk sewa bus sebanyak 55 unit dan 22 unit pompong," jelasnya.

Sedangkan kegiatan kedua adalah seragam dan perlengkapan sekolah yang dikucurkan sebesar Rp 5.183.040.000 untuk 6.475 siswa SD/Mi dan SMP/MTs se-Kabupaten Bintan.

Rinciannya yaitu untuk seragam dan perlengkapan sekolah jenjang SD/Mi sebesar Rp 2.805.000.000 untuk 3275 siswa yang masuk tahun ajaran baru. Kemudian jenjang SMP/MTs sebesar Rp 2.378.040.000 untuk 3200 siswa yang masuk tahun ajaran baru.

"Pengadaan seragamnya ada 5 jenis. Yaitu seragam Osis, batik, Pramuka, kurung, dan olahraga. Lalu juga ada tas, sepatu beserta kaos kakinya. Ini semuanya untuk 6.475 siswa SD/Mi dan SMP/MTs yang masuk di tahun ajaran baru," ucapnya.
 

(ary)
Komentar Via Facebook :