Hari Pertama Buka, Situs PPDB Batam Langsung Down

Ilustrasi. (Foto: Berita Bojonegoro)

Batam - Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) secara online sudah dibuka, Rabu (10/6/2020). Namun pembukaan PPDB ini dikeluhkan oleh para orangtua murid, karena tidak bisa mengakses situs PPDB tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam, Hendri Arulan mengatakan bahwa situs tidak bisa dibuka lantaran hanya sanggup menampung 1.000 user (pengguna) dalam waktu yang bersamaan. Jika user yang masuk diatas angka tersebut, maka akibatnya tak bisa masuk. 

"Bukan down itu. Kalau pintu itu hanya bisa 1.000 yang bisa masuk tak bisa secara bersamaan masuk sampai 2.000. Harus antre," ujar Hendri. 

Hendri melanjutkan jika peserta tidak bisa mengakses situs, maka pada saat itu sedang proses mengantre. Sehingga orangtua ataupun peserta didik yang tak bisa mendaftar tidak perlu khawatir, karena proses PPDB ini berlangsung selama 16 hari. 

Menurutnya situs tidak bisa dibuka karena hari pertama pelaksanaan PPDB, sehingga orang tua berbondong-bondong untuk mengakses. 

"Makanya kita buat waktu panjang. Kalau  di Bintan cuma 4 hari. Itulah gunanya supaya orangtua banyak waktu," kata dia. 

Untuk situs PPDB ini, Hendri menyebutkan bahwa dapat diakses selama 22 jam per hari. Kecuali pada pukul 23.00 WIB hibgga 01.00 WIB. Selama kurun waktu dua jam tersebut, server sedang istirahat. 

"Ke depan mungkin ada yang mau dievaluasi," katanya.

Selain itu, warga juga tak perlu khawatir karena peserta didik tak bisa mendaftar ataupun tak bisa masuk ke sekolah, karena tim akan menyeleksi. 

"Kalau dia daftar tanggal 26 tapi rumahnya di samping sekolah. Pasti diterima, kan sistem zonasi," kata dia.

Ia menambahkan PPDB itu berlangsung sampai 26 Juni 2020. Setelah itu tim kemudian melakukan seleksi berdasarkan kriteria. 

“Tak usah khawatir kuota tutuplah, habislah. Nanti akan kita seleksi lagi lewat tanggal 26. Jadi semuanya bisa mendaftar," kata dia. 

Kepala SMPN 6 Kota Batam, Wagiyem mengatakan bahwa server milik mereka sedang down. Sejak pagi hingga saat ini, baru ada 17 orang yang diverifikasi.

“Masih down, tapi pelan-pelan masih bisa, ini karena mungkin hari pertama, jadi banyak yang akses,” ujar Wagiyem.

(ret)
SHARE US :
Komentar Via Facebook :