https://www.batamnews.co.id

Webinar Layanan Listrik di Masa Pandemic Live Via Zoom, Ayo Gabung

Agus Subekti, Vice President Commercial PLN Batam berbicara dalam Webinar Layanan Listrik di Masa Pandemic.

Batam - Divitia Institute for Economic and Business Research (Divitia Institute) bersama Batamnews.co.id menggelar diskusi online (Webinar) bertajuk Layanan Listrik di Masa Pandemic pada Selasa (9/6/2020) mulai pukul 10.00 WIB.

Webinar ini menghadirkan pembicara tunggal yaitu Agus Subekti, Vice President Commercial PLN Batam berlangsung secara live melalui aplikasi Zoom dengan alamat akses melalui https://bit.ly/2UlhfPm, meeting ID: 929 784 3862 dan password: divitia20.

Co-founder Divitia Institute Suyono Saputro mengatakan tema yang diangkat dalam diskusi online diharapkan dapat menjawab kegundahan publik tentang kekisruhan yang terjadi terutama soal kenaikan tagihan bulanan dan ketahanan energi listrik di Batam. 

Diskusi itu juga akan mengupas strategi yang akan dilakukan manajemen untuk menghadapi tantangan ke depan terutama pada masa pandemic yang belum tahu kapan akan berakhir.

"Diskusi ini menjadi wadah bagi PLN Batam untuk memberikan klarifikasi atas berbagai kejadian yang beruntun dalam satu pekan terakhir," kata Suyono, 

Seperti diketahui,(Bright PLN Batam) tengah disorot dalam satu pekan terakhir. Berawal dari keluhan para pelanggan atas melonjaknya tagihan listrik bulanan hingga puncaknya pada Kamis malam lalu sistem kelistrikan Batam-Bintan lumpuh total akibat petir.

Kejadian yang beruntun ini membuat kisruh, tidak hanya masyarakat pelanggan yang semakin geram tapi juga pemerintah daerah juga terpaksa harus turun tangan untuk memahami persoalan yang sedang dihadapi oleh perusahaan listrik tersebut.

Selain itu, sorotan publik juga tertuju ke anak perusahaan PLN Persero ini setelah hampir seluruh pelanggan mengalami kenaikan tagihan listrik secara signifikan.

“Saya mengundang seluruh masyarakat pelanggan untuk mengikuti diskusi yang digelar secara virtual tersebut. Harapan kami, kegiatan ini dapat memberikan pencerahan tentang situasi yang berkembang,” pungkas Suyono.

(ret)