Pemda Bakal Buka Kembali Moda Transportasi Udara di Natuna

Pemda Bakal Buka Kembali Moda Transportasi Udara di Natuna

Bupati Natuna, Hamid Rizal saat menggelar rapat bersama Tim Gugus Tugas dan Forkominda (Foto:Yanto/Batamnews)

Natuna - Pemerintah Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, akan segera membuka akses transportasi udara dari dan ke Natuna, seiring penerapan new normal yang digaungkan pemerintah pusat. Sebelumnya, akses masuk Natuna, baik menggunakan jalur udara maupun laut, ditutup sementara guna mencegah mata rantai penyebaran virus Corona (Covid-19).

Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal dalam rapat koordinasi bersama Tim Gugus Tugas dan Forkominda di ruang rapat kantor Bupati Natuna, Kamis (28/5/2020) kemarin mengatakan, ada rencana untuk membuka kembali jalur penerbangan Natuna-Batam, guna menghidupkan sektor perekonomian dan pariwisata di Natuna.

"Sektor transportasi memiliki peranan penting dalam mendukung beberapa sektor lainya seperti perkonomian dan pariwisata, dimana selama pandemi Covid-19 ini, dua sektor tersebut yang mengalami dampak terburuk," ucap Hamid Rizal.

Sementara itu, ditempat terpisah, Wakil Bupati Natuna, Hj. Ngesti Yuni Suprapti menjelaskan, penerapan new normal disetiap daerah berbeda beda. Seperti halnya daerah dengan zona merah dan daerah zona hijau.

"Kita di Natuna yang notabene masih merupakan zona hijau sebelum di gaungkanya new normal sebenarnya sudah menerapkan hal tersebut. Terbukti dengan sudah diperbolehkanya shalat berjamaah, shalat tarawih berjamaah sampai pada pelaksanaan shalat Id saat lebaran kemarin," ujar Ngesti.

Ia menilai, dalam penerapan new normal, sektor pergerakan perekonomian masyarakat perlu dibenahi. Ngesti menganggap, selama pandemi Covid-19, sektor perekonomian masyarakat banyak mengalami penurunan.

"Sektor perekonomian masyarakat yang meliputi perhotelan dan pariwisata ini yang perlu diperhatikan. Selama Covid, banyak hotel yang tutup, pelaku usaha yang bergerak di bidang pariwisata pun terkena dampaknya, ini yang harus menjadi fokus dari penerapan new normal nanti untuk daerah Natuna," pungkas Ngesti.

(Yan)