Omzet Terjun Bebas, Victoria`s Secret Tutup Permanen 250 Toko

Omzet Terjun Bebas, Victoria`s Secret Tutup Permanen 250 Toko

Foto: instagram @victoriassecret

Rhuuzi Wiranata

Jakarta - Perusahaan induk L Brands, akan menutup secara permanen 250 toko Victoria's Secret dan PINK di seluruh Amerika Serikat (AS) dan Kanada tahun ini. Penutupan dilakukan karena penjualan perusahaan terimbas pandemi Corona (Covid-19).

Victoria's Secret yang memiliki 1.091 toko di AS dan Kanada, akan menutup 235 gerai Victoria's Secret dan 3 gerai Pink di AS. Sedangkan 12 lainnya yang ditutup berada di Kanada.

Selain 250 toko Victoria's Secret, L Brands juga menutup 50 gerai Bath & Body Works.

Dilansir dari Forbes, Jumat (22/5/2020), penjualan bersih Bath & Body Works yang juga dinaungi oleh L Brands mencatat penjualan bersihnya selama kuartal pertama 2020 turun 37% menjadi US$ 1,65 miliar atau setara Rp 24,42 triliun (kurs Rp 14.800/US$), dibanding periode yang sama tahun lalu.

Secara total, penjualan di Bath & Body Works turun 18% menjadi US$ 712,7 juta. Meski begitu, bisnis online Bath & Body Works melonjak 85% dengan produk yang paling dicari berupa pembersih tangan dan sabun wangi.

Penjualan Victoria's Secret bahkan lebih mengerikan, jatuh 46% menjadi US$ 821,5 juta. Namun pihanya masih berkomitmen untuk membuat Bath & Body Works menjadi prusahaan mandiri, dengan Victoria's Secret yang beroperasi sebagai bisnis mandiri lainnya.

Perusahaan ini telah menunjuk CEO L Brands, L Stuart Burgdoerfer sebagai CEO sementara Victoria's Secret setelah sebelumnya Charles McGuigan mengundurkan diri.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :