Kejari Batam Belum Terima SPDP Penggerebekan Diskotek Planet

Batam - Penanganan kasus penggerebekan Hotel Planet Holiday, yang dilakukan jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Kepulauan Riau (Kepri), Selasa (7/4/2020) lalu, hingga kini masih belum selesai. Kasus tersebut mangkrak hampir tiga pekan.

Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam bahkan belum menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari penyidik Polresta Barelang. 

Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejaksaan Negeri Batam, Novriadi menegaskan, pihaknya akan terus memantau perkembangan kasus tersebut.

"Belum ada kami terima SPDP dari penyidik Polresta Barelang dan hampir tiga minggu belum muncul barang itu diruangan saya," kata dia kepada Batamnews, Kamis (14/5/2020).

Novriadi pun berharap, penyidik Polresta Barelang tak mengulur waktu dalam proses penyerahan SPDP tersebut.

"Kami minta jangan diulur-ulur waktunya, karena kami pun bisa segera menunjuk tim jaksa peneliti untuk mengikuti perkembangan kasus tersebut dan biasanya, penyidik mengirim SPDP ke penuntut umum paling lambat 7 (tujuh) hari setelah dikeluarkannya surat perintah penyidikan," tegasnya.

Lanjut dia, bila penanganan kasus yang ditangani Polresta Barelang telah ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan, maka penyidik akan melayangkan SPDP kasus dugaan pelanggaran maklumat Kapolri yang dilakukan oleh pihak manajemen hotel dan diskotek tersebut.

"Untuk penyampaian SPDP kepada jaksa penuntut umum adalah kewajiban penyidik untuk menyampaikannya sejak dimulainya proses penyidikan, sehingga proses penyidikan tersebut berada dalam pengendalian penuntut umum dan pemantauan pihak terlapor dan korban atau pelapor," ucapnya.

Novriadi menjelaskan, kewajiban penyidik mengirimkan SPDP kepada penuntut umum diatur dalam Pasal 109 ayat (1) KUHP, yant tertulis penyidik telah mulai melakukan penyidikan suatu peristiwa yang merupakan tindak pidana, penyidik memberitahukan hal itu kepada penuntut umum.

"Untuk diterima SPDP tersebut, tentunya tim penyidik pasti tidak akan gegabah dan juga akan mendalami kaitan satu kasus dengan kasus yang lainnya serta tim penyidik akan bekerja secara profesional dan tidak sembarangan dalam menetapkan tersangka dari kasus tersebut," pungkasnya.

(jim)