Bos Salah Satu Pabrik di Batamindo Positif Covid-19, Dinkes Lacak Riwayat Sosial

Bos Salah Satu Pabrik di Batamindo Positif Covid-19, Dinkes Lacak Riwayat Sosial

Tim Gabungan saat melakukan contact tracing (Foto: ist)

Batam - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), bersama dengan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) dan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Batam melakukan penelusuran kontak yang berhubungan dengan seorang Warga Negara (WN) Swedia.

WN Swedia tersebut diketahui merupakan kasus 379 terkonfirmasi positif Covid-19 di Singapura, pada tanggal 20 Maret 2020.

Kepala Dinas Kesehatan Batan, Didi Kusmarjadi mengatakan upaya penelusuruan kontak dengan WN Swedia telah dilakukan sejak dua hari lalu. Diketahui WN Swedia ini merupakan bos salah satu perusahaan di kawasan Batamindo.

“Upaya tracing sudah dilakukan sejak dua hari lalu, pertama kami ke PT Feen Marine di Sekupang, rupanya WN Swedia hanya partner kerja dengan bos perusahaan tersebut,” ujar Didi melalui aplikasi rapat daring, Rabu (15/4/2020).

Lalu upaya tracing kemudian dilanjutkan, dan diketahui WN Swedia ini tinggal di kawasan Villa Panbil. Ia memiliki riwayat perjalanan dari Singapura ke Batam tanggal 2 Maret, melalui pelabuhan Harbour Bay.

“Saat tiba di Batam, WN Swedia ini berada di kantornya, dan berbincang sebentar dengan rekannya,” kata dia.

Kemudian pada sore harinya, Ia kembali ke Singapura melalui pelabuhan Harbour Bay.

Pada tanggal 6 Maret 2020, Ia kembali ke Batam melalui pelabuhan Harbour Bay. Sejak saat itu hingga tanggal 10 Maret 2020, Ia hanya berada di kediamannya di Villa Panbil.

“Kemudian keesokan harinya, yang bersangkutan berkunjung ke PT Feen Marine di gedung Menara Aryalt, dan bertemu rekannya sekitar dua jam,” kata dia.

Pada pertemuan itu, selain WN Swedia dan rekannya, ada juga seorang WN Turki dan seorang lainnya. Keduanya langsung pulang ke negaranya masing-masing, tanggal 12 Maret 2020. “Mereka lewat pelabuhan Harbour Bay pukul 13.30 WIB,” kata Didi.

Dari penulusuran kontak tersebut, pihaknya telah menemukan kontak dekat WN Swedia yang terkonfirmasi positif Covid-19. Dan sampai sejauh ini, yang kontak dekat dengan WN Swedia tersebut hanya 1 orang yang diketahui merupakan bawahan di perusahaan miliknya.

“Yang kontak dekat ini tinggal sendiri, Iapun tidak pernah berpergian ke luar Batam, setelah kontak dengan bosnya, ia hanya berkativitas antara rumah-kantor saja,” kata Didi.

(ret)