Kasus Corona di Klaster Dinas Pemberdayaan Perempuan Batam Bertambah

Kasus Corona di Klaster Dinas Pemberdayaan Perempuan Batam Bertambah

Ilustrasi.

Batam - Pasien positif Covid-19 di Batam, Kepulauan Riau kembali bertambah dua orang. Mereka terdeteksi dari klaster Dinas Pemberdayaan Perempuan Kota Batam.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi menyampaikan informasi penambahan dua kasus baru ini diperoleh dari hasil swab oleh Balai Teknik Kesehatan Lingkungan Pengendalian Penyakit (BTKL-PP).

“Sudah tambah dua kasus baru, total sudah ada 17 pasien positif di Batam,” ujar Didi, melalui video conference, Rabu (15/4/2020).

Didi menyebutkan satu orang pasien yang teridentifikasi pasien 16 merupakan seorang perempuan berusia 38 tahun. Ia seorang ASN tenaga kesehatan di Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) tingkat pertama di kawasan Batuaji, Batam.

Pasien diketahui tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar Batam, tetapi melakukan kontak dekat dengan pasien 09, yang merupakan rekan sekerja.

“Pasien 16 ini merupakan teman sekerja dari pasien 09,” kata Didi.

Oleh karena pasien 09 terkonfirmasi positif, maka pihaknya kemudian melakukan Rapid Diagnostic Test (RDT) terhadap pegawai Fasyankes dan diperoleh satu orang hasilnya reaktif.

 

“Nah pasien 16 ini yang hasilnya reaktif, makanya tanggal 10 April kemarin ambil swabnya, baru kemudian hasilnya keluar hari ini, terkonfirmasi positif,” katanya.

Dengan terkonfirmasi pasien 16 ini, Didi menyimpulkan penyebaran virus corona sudah naik menjadi level kedua. Artinya tidak hanya tersebar pada kontak primer, namun juga tersebar pada kontak sekunder.

“Seperti kasus pasien 09 yang menularkan pada pasien 16, sedangkan pasien 09 terkena dari ibu yang merupakan pasien 08,” katanya.

Berdasarkan hasil anamnesa (teknik pemeriksaan medis pertama) yang dilakukan saat ini yang bersangkutan mengaku tidak merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti.

Saat ini dia telah dilakukan perawatan di ruang isolasi/PIE rumah sakit rujukan RSBP Batam guna penanganan medis lebih lanjut.

Sementara itu untuk pasien 17, Didi menyebutkan pasien merupakan ASN di lingkungan Dinas Pemberdayaan Perempuan Kota Batam, ia merupakan seorang perempuan berusia 51 tahun.

Dari pengakuan pasien pada tanggal 27 Maret 2020 pernah berobat di IGD salah satu RS swasta dekat tempat tinggalnya, di Batam Centre.

Dengan keluhan yang dialami sedikit demam dan batuk-batuk serta adanya gangguan lambung, kemudian diberikan obat dan diperbolehkan pulang.

“Tanggal 2 April kemarin, pasien ini juga sudah RDT, dan hasilnya non reaktif,” jelas Didi.

Oleh karena dua rekan sekerjanya dikonfirmasi positif Covid-19, maka ia juga dilakukan pemeriksaan melalui sampel swab, Jumat (10/4/2020). Hasilnya baru diperoleh hari ini dan terkonfirmasi positif.

“Pengambilan sampel swab ini juga dilakukan ke seluruh pegawai kantor tersebut,” kata Didi.

Saat ini pasien sedang menjalani perawatan di ruang isolasi RSBP Batam. Pasien juga diketahui memiliki riwayat penyakit maag kronis dan pernah operasi tiroid.

Dengan adanya penambahan dua kasus baru ini, total sudah ada 8 pasien positif Covid-19 yang masuk klaster Dinas Pemberdayaan Perempuan Kota Batam, yaitu pasien 07, 08, 09, 10, 13, 15, 16 dan 17.

(ret)