Bentrok Kembali Terjadi di Pasar Induk Jodoh

Bentrok Kembali Terjadi di Pasar Induk Jodoh

Bentrokan di Pasar Induk Jodoh antara petugas dan kelompk warga, Rabu (11/3/2020). (Foto: Koko/Batamnews)

Batam - Kericuhan kembali pecah di Pasar Induk Jodoh, Rabu (10/3/2020) sore. Warga pedagang yang bertahan di pasar itu menolak pemagaran oleh Pemko Batam di kawasan yang akan direvitalisasi itu.

Sebelumnya Pemko Batam sudah meminta para pedagang untuk mengosongkan area pasar induk. Kendati demikian, warga yang menolak solusi dari Pemko Batam, karena dianggap tidak representatif terhadap usaha mereka berjualan selama ini di pasat induk, justru banyak yang mendiami kawasan hingga bangunan inti pasar induk.

"Mereka tidak terima pagar tembok dibuat karena masih ada warga tinggal di dalam," ujar Kabid Trantib Satpol PP Imam Tohari.

Imam menambahkan, dua orang sempat diamankan oleh polisi saat membawa bahan bakar  jenis bensi dalam peristiwa tersebut.

"Ada dua orang yang diamankan kedapatan bawa bahan bakar bensin yang diduga provokator," tambah Imam Tohari

Imam menuturkan, saat ini penutupan pagar tetap akan dilakukan dengan alasan sudah menjadi tanah pemerintah.

"Penutupan pagar tetap akan dilakukan dengan alasan sudah menjadi tanah pemerintah," pungkasnya.

(jim)