BP Batam: Jangan Ada Lagi Air Minum untuk Mencuci di Batam

Salah satu waduk sumber air bersih di Batam (Foto: Batamnews)

Batam - Suplai air minum di Batam kelak tak boleh lagi untuk mencuci atau menyiram tanaman. Sedangkan untuk kebutuhan mencuci dan lainnya cukup dengan air hasil olahan.

Badan Pengusahaan (BP) Batam tengah mengupayakan pengelolaan air minum dengan sistem Batam Integrated Total Water Management. Sehingga kualitas air minum di Batam sangat terjaga dan lebih sehat.

Konsep ini menyinergikan potensi ketersediaan air baku, air bersih, pengelolaan air limbah, desalinasi air laut dan daur ulang (rycycle) secara terpadu dan terintegrasi dengan baik. 

Manager Air Baku, Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan BP Batam, Hadjad Widagdo mengatakan, konsep ini juga akan memanfaatkan bauran air yang ada untuk diolah kembali.

"Jadinya jangan ada lagi air minum untuk mencuci. Air bersih untuk diminum, sedangkan keperluan seperti mencuci dan menyiram tanaman menggunakan air olahan," katanya. 

Konsep yang sama juga akan digunakan untuk air laut yang akan di Destilasi. Sehingga, ketika kandungan garamnya sudah tidak ada, bisa digunakan untuk mendinginkan ketel di kawasan industri. 

"Banyak hal yang bisa dilakukan dalam Batam Integrated Total Water Management nantinya. Dan untuk mewujudkan ini, tentunya akan dilakukan secara bertahap. Sehingga nantinya, tidak boleh membuang air bekas, tanpa sebelumnba diolah terlebih dahulu," ujarnya. 

Konsep yang ditawarkan BP Batam tersebut, diharapkan mampu menjaga ketersediaan air di Batam, Rempang dan Galang hingga 30 tahun mendatang. 

 

(das)
SHARE US :
Komentar Via Facebook :