Lion Air Setop Penerbangan ke China Mulai Februari

Lion Air Setop Penerbangan ke China Mulai Februari

Maskapai Lion Air.

Batam - Maskapai Lion Air Group menghentikan sementara penerbangan dari Indonesia ke 17 bandara di China. Langkah itu untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona masuk ke Indonesia melalui wisatawan asal Negeri Tirai Bambu. 

Corporate Communication Strategi Lion Air Group, Danang Mandala mengatakan, untuk Januari 2020 ada 6 rute penerbangan ke China yang telah dihentikan.

Yakni dari Denpasar-Wuhan, Manado-Tianjin Binhai, Manado-Fuzhou Changle, Manado-Hangzhou Xiaoshan, Soekarno Hatta Tangerang-Meilan Haikou dan Surabaya-Meilan Haikou. 

"Dan mulai Februari 2020 pada semua rute penerbangan baik Batik Air maupun maupun maskapai Lion Air akan dihentikan sementara," kata Danang, Selasa (28/1/2020). 

Pembatalan atau penghentian penerbangan sementara (suspends) dilakukan secara bertahap menurut jadwal keberangkatan dan kedatangan hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Operasional penerbangan yang masih berjalan atau beroperasi ke Tiongkok menurut Danang, bertujuan untuk pemulangan tamu atau penumpang. 

Layanan penerbangan kembali dioperasikan sebagai ferry flight yakni hanya membawa kru dan tidak menerbangkan tamu atau penumpang.

"Lion Air Group senantiasa berkomitmen dalam memastikan keselamatan, keamanan serta kenyamanan (ensure the safety, security and comfort) penerbangan terhadap kru pesawat dan tamu," ujarnya.

Mengenai layanan penerbangan ke Tiongkok, Lion Air Group telah menerapkan antisipasi mengacu pada surat edaran dari Kementerian Kesehatan dan PM.04.021111143/2020 tentang Antisipasi Penyebaran Penyakit Pneumonia Berat yang belum diketahui etiologinya pada 03 Januari 2020.

Saat ini ada 5 kota yang memiliki penerbangan langsung ke China baik menggunakan maskapai Lion Air maupun Batik Air yakni Denpasar melalui Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Manado melalui Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi, Surabaya melalui Bandar Udara Internasional Juanda, Jakarta melalui Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten (CGK) dan Batam melalui Bandar Udara Internasional Hang Nadim.

"Kami selalu memantau situasi di Wuhan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait serta memberikan perkembangan terkini kepada penumpang," pungkas dia.

(das)