Ditinggalkan Ibu, Tiga Bocah di Bengkong Terkurung 14 Jam di Rumah

Ditinggalkan Ibu, Tiga Bocah di Bengkong Terkurung 14 Jam di Rumah

Sf terlihat masih lemas saat diajak bicara oleh Ibu RT 03 RW 10 Bengkong Indah II, Batam. Awalnya menutup diri, akhirnya mau terbuka masalah yang dihadapi. (Foto: Lindungianak.com)

Muhammad Ikhsan

Batam - Tiga bocah di Bengkong terlantar dan terkurung di rumah hampir 14 jam. Sang ibu dikabarkan tengah tertekan akibat beban ekonomi.

Terakhir, Sf, ibu ketiga anak itu pergi meninggalkan rumah dan tak pulang hingga subuh. Diduga Sf stress akibat tagihan uang kos yang sudah 3 bulan menunggak sejak sang suami kabur.

Kejadian ini terjadi di Bengkong Harapan II Blok RT 3 RW 10 Kelurahan Bengkong Indah Jumat (24/1/2020) siang hingga Sabtu (25/1/2020) pagi. Beruntung perangkat warga di Bengkong Harapan segera mengetahui hal tersebut.

Ketiga anak yang terkurung masih kecil, satu anak siswi kelas 5 SD, seorang bocah laki-laki berusia 5 tahun dan seorang balita perempuan 2,5 tahun.

Dilansir batamnews dari lindungianak.com, Kepala LPM Kecamatan Bengkong Agus Dianto mendapatkan laporan dari ketua RT setempat.

Hal ini juga dilaporkan ke Ketua Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak KPPAD Kepri, Erry Syahrial.

Agus menceritakan,  kasus tersebut bermula saat pemilik rumah petak menagih uang kos kepada Sf. Ia sudah menunggak  selama 3 bulan. Wanita itu tidak memiliki uang sama sekali. Hal ini sejak sang suami pergi dari rumah.

Kondisi ini membuat Sf tertekan. Berdasar laporan anak-anaknya, wanita itu sempat marah-marah meluapkan kekesalannya. Bahkan sampai  melemparkan barang-barang dari rumah seperti pakaian dan barang lainnya.

Beberapa saat kemudian, Sf pergi entah kemana meninggalkan ketiga anaknya dalam keadaan rumah terkunci. Keluarga ini menyewa rumah petak kecil. Hingga sore hari Sf, tak kunjung pulang.

Warga khawatir mengetahui adanya anak-anak terkunci di dalam rumah itu. Warga akhirnya menyambangi lokasi, Sabtu (25/1/2020) pagi pukul 09.00 WIB. Tetangga Sf mengkhawatirkan kondisi ketiga anak Sf yang berada di kosan yang terletak di lantai 2 tersebut.

Tetangga kemudian meminta bantuan Ketua RT untuk mengecek kondisi tiga anak tersebut di dalam kamar. ‘’Saat kita ke rumah tersebut, ternyata siibu sudah kembali ke rumah tersebut sejak subuh. Namun ia tidak mau membukakan pintu saat kami datang ke sana,’’ ujar Agus.

Setelah dibujuk dan didekati secara persuasif, akhirnya Sf mau membukakan pintu. Ia terlihat lemas. Saat ditanyakan kemana tujuannya pergi lebih 14 jam meninggalkan anak-anak di rumah, Sf hanya diam.

Melihat kondisi anak yang lemas tidak makan, perangkat RT, RW, LPM, dan Babinkantibmas akhirnya memberikan bantuan hingga keluarga mereka datang ke Batam.

‘’Kita bersama warga selalu memantau pengasuhan ketiga anaknya tersebut dari waktu ke waktu jangan sampai terlantar atau ditelantarkan oleh ibunya,’’ kata Agus

 

Suami DPO Selama 3 Bulan

Kerentanan ekonomi keluarga Sf muncul setelah sang suamoi menjadi DPO sejak 3 bulan lalu. Suami Sf sebelulmnya bekerja sebagai debt collector perusahaan sepeda motor

Saat ada penarikan sepeda motor nasabah yang tridak sanggup membayar, sepeda motor tersebut bukannya diserahkan ke perusahaan, tapi digelapkan.

Sejak saat itu, nafkah terhadap Sf dan ketiga anaknya jadi terancam. Uang sewa rumah petak tidak sanggup lagi dibayarkan Sf.


Akan dijemput keluarga dari Payakumbuh

Perangkat setempat kemudian mencarikan solusi terkait permasalahan Sf dan ketiga anaknya tersebut. Setelah menghubungi keluarga Sf di kampungnya, rencananya keluarga Sf yang berasal dari Payakumbuh Sumatera Barat akan menjemput Sf dan ketiga anaknya seceratnya.

‘’Kalau tidak besok, mungkin lusa, kakak dari Sf akan datang ke Batam menyelematkan keluarganya yang telah terlantar,’’ ujar Agus.

Keluarga Sf tidak mengatahui kondisinya selama ini, pasalnya wanita itu tak pernah bercerita kehidupan mereka selama di Batam.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :