Jalur Lintas Barat Bintan Diupayakan 2 Jalur

Jembatan Jalur Lintas Barat. (Foto: Ary/Batamnews)

Bintan - Jalur Lintas Barat di Kabupaten Bintan diupayakan dibangun dua jalur. Jalan sepanjang 43 Km yang menghubungkan Tanjungpinang-Tanjunguban itu menjadi perhatian Anggota DPR-RI dapil Kepri, Ansar Ahmad.

“Saya akan fokus pelebaran dan penambahan jalur jalanan di Lintas Barat. Supaya nantinya bisa dua jalur,” ujar Ansar yang merupakan mantan Bupati Bintan ini, Jumat (17/1/2020)

Ansar mengatakan rencana itu sudah ada sejak dirinya menjabat sebagai Bupati Bintan. Lintas Barat yang terdiri dari 6 jembatan tersebut memang dibangun di masanya. Jarak ibukota Kepri, Tanjungpinang ke Tanjunguban pun menjadi lebih pendek.

Begitu juga dengan Detail Engineering Design (DED) Simpang Empat Bundaran Batu 16 Toapaya. Tujuan bundaran itu mengatur lalulintas jalan empat sisi, antara lain arah Trikora, Tanjunguban, Tanjungpinang dan Kijang.

“Sekarang DED itu sudah dikerjakan oleh Pemkab Bintan. Saya kira patut disyukuri itu,” ujarnya.

Dengan adanya Bundaran Km 16, hal itu juga menjadi pendorong agar mendapatkan bantuan APBN dari Pemerintah Pusat untuk pembangunan penambahan jalur di Lintas Barat.

Jika disetujui maka pembangunannya akan dikerjakan oleh Badan Pengelola Jalan Nasional (BPJN).

“Kita akan upayakan penambahan 1 jalur lagi di Lintas Barat pada 2021 mendatang. Saya akan berusaha dapatkan anggaran dengan rekan lainnya di Komisi V. Karena di komisi itu ada 55 orang, di setiap provinsi disitu ada anggotanya. Jadi harus berebutlah,” jelasnya.

Agar bisa tekejar tahun 2021 itu, Ketua DPD Partai Golkar Kepri ini mengatakan, dalam waktu dekat dirinya segera minta usulan dari Kabupaten Bintan. Usulan itu akan dibawa ke Komisi V dan Rapat Banggar.

“Harapan kita semuanya bisa. Mulai dari Lintas Barat terbangun 2 jalur beserta jembatannya. Lalu juga terbangun Jembatan Batam-Bintan dan Bandara Busung. Jika semua terbangun maka daerah ini akan menjadi yang termaju dari lainnya,” ucapnya.

(ary)