https://www.batamnews.co.id

Perayaan Tahun Baru Dilarang di Tanjungpinang, Bobby Jayanto: Kita Kan Bukan Anak Sekolah

Bobby Jayanto (Foto: Batamnews)

Batam - Wali Kota Tanjungpinang Syahrul melarang aktivitas yang berkaitan dengan perayaan tahun baru di Kota Tanjungpinang, Kepuluan Riau. Syahrul mengeluarkan surat edaran mengenai imbauan untuk tidak merayakan momen pergantian tahun 2020 tersebut.

Menanggapi hal itu, anggota DPRD Provinsi Kepri Bobby Jayanto meminta Wali Kota Tanjungpinang sedikit bijak terkait larangan masyarakat Kota Tanjungpinang merayakan tahun baru. 

Bobby mengatakan, seharusnya pemerintah kota memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk merayakan Tahun Baru 2020 seperti tahun-tahun sebelumnya.

Apalagi Tanjungpinang terdiri dari berbagai macam latar belakang serta golongan. Seharusnya Wali Kota Tanjungpinang berpijak di atas kaki semua golongan.

"Makna tahun baru adalah untuk semua manusia di dunia, karena banyak yang merayakan dan bergembira. Mereka berharap tahun baru bisa melewati tahun yang lama, dan lebih baik di tahun baru kedepannya," ujar Bobby kepada Batamnews, (29/12/2019).

Bobby menilai sangat wajar masyarakat merayakan momen tahunan tersebut dengan penuh suka cita. 

"Seharusnya ya pemerintah memberikan kesempatan kpd masyarakat untuk bebas merayakan sesuai dengan keinginan masing-masing," katanya.

Baca juga: Presdir ATB Sponsor Utama Pesta Tahun Baru Batam, Tain Komari: Dugaan Gratifikasi Jelang Konsesi ATB

Menurut Bobby, larangan tersebut kurang bijak dikeluarkan seorang wali kota. 

"Kok diiimbau atau dilarang saya rasa itu kurang bijak," ujar Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kepri itu. 

Bobby mengatakan, masyarakat di Tanjungpinang sudah cukup dewasa memahami itu. "Masyarakat sudah cukup dewasa menyikapinya, bukan seperti anak sekolah yang diatur-atur sesuai keputusan sekolah," ujar Bobby.

Ia pun berharap Wali Kota Tanjungpinang bisa mengayomi semua kelompok, golongan, agama, ras di Tanjungpinang.

"Dalam kesempatan ini saya mengucapkan selamat tahun baru. Semoga tambah sukses, kerja keras, pejabat meningkat karirnya, pemerintah tambah sukses dan bijaksana, selain itu ekonomi bertambah maju," ujar dia.

 

(ude)