https://www.batamnews.co.id

Kabur dari Siksaan Majikan di Duta Mas, PRT Ini Nyaris Diperkosa Tukang Ojek

Aufa saat melapor ke Mapolsek Batam Kota, Rabu (27/11/2019). (Foto: Margaretha/Batamnews)

Batam - Seorang Pembantu Rumah Tangga (PRT) bernama Aufa (22) mengaku dianiaya oleh majikannya (VE). Aufa merasa tidak tahan dengan perlakuan kasar majikannya hingga nekat kabur.

Ia kabur dari rumah majikannya di Komplek Duta Mas, Boulevard IV No 10A, Batam Center, Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Sabtu (23/11/2019).

Setelah berhasil kabur, Ia kemudian berada di luar kompleks perumahan dan bertemu seorang laki-laki yang mengaku sebagai tukang ojek.

Wanita itu meminta untuk diantarkan ke kantor polisi terdekat. Bukannya dibawa ke kantor polisi, Aufa malah dibawa ke kawasan Ocarina. Celakanya, si tukang ojek tersebut memintanya untuk berhubungan badan.

“Saya mau digitukan (perkosa) sama dia (pria tukang ojek),” ujar Aufa ketika ditemui di Polsek Batam Kota.

Namun Aufa masih bernasib baik, ia berhasil melarikan diri dari tukang ojek tersebut. Dan kemudian akhirnya mendatangi Mapolsek Batam Kota.

Wanita itu mengaku dirinya kerap mendapat perlakukan kasar dari sang majikan sejak 6 bulan terakhir. Perlakuan kasar tersebut diterima saat dirinya salah membersihkan sesuatu. “Kalau salah, saya dipukul, apalagi kalau telat bangun,” akunya.

(ret)