https://www.batamnews.co.id

Polisi Periksa 7 Orang Kasus Pelantar Roboh

Pelantar Montigo Resorts roboh. (Foto: ist/Batamnews)

Batam - Polisi memeriksa tujuh orang terkait kasus jembatan 'selfie' Montigo Resorts, Batam, yang roboh. Robohnya jembatan selfie membuat belasan WNA terluka.

"Sejauh ini (kami) sudah menggelar perkara untuk meningkatkan status dari penyelidikan menjadi penyidikan. Ada tujuh orang dari level staf hingga manajer diperiksa oleh penyidik," kata Kapolresta Barelang AKBP Prasetyo Rachmat Purboyo kepada wartawan, Sabtu (9/11/2019).

Selain memeriksa para saksi, polisi akan meminta keterangan kepada ahli. Ahli dimintai pendapat soal konstruksi bangunan untuk mengetahui kekuatan jembatan Montigo Resorts, yang posisinya menjorok ke pantai.

Manajemen Montigo Resorts Batam sudah menyampaikan permohonan maaf terkait robohnya jembatan saat para WNA berswafoto (selfie).

Manajer Social Media Montigo Resorts Nongsa, Ilham Wibisono, memastikan pemeriksaan rutin terhadap jembatan selalu dilakukan. Pihak manajemen akan tetap kooperatif dengan kepolisian untuk proses penyelidikan.

Robohnya bagian tengah jembatan area Montigo Resorts terjadi sekitar pukul 16.06 WIB, Kamis (7/11). Kabid Humas Polda Kepri Kombes S Erlangga menyebut ada 13 WNA yang terluka, dua di antaranya mengalami patah tulang.

(*)