Manajemen Montigo Resort: Jembatan Ambruk karena Over Kapasitas

Jembatan pelantar di Montigo Resort Nongsa yang ambruk. (Foto: dok. Batamnews)

Batam - Insiden robohnya jembatan di Montigo Resort, Nongsa, Batam melukai sejumlah wisatawan. Pengelola resort menyampaikan penyesalan mendalam atas peristiwa yang terjadi pada Kamis (7/11/2019) sore itu.

Marketing Comunication Montigo Resort, Ilham Wibisono dalam siaran persnya menyebutkan ada 26 tamu yang terdampak musibah tersebut. Para korban langsung menerima pemeriksaan dan perawatan medis. 

"Kecuali dua tamu yang mengalami patah tulang ringan, sisanya segera kembali ke villa pada malam itu juga, begitu juga dengan dua tamu tersebut," ujar Ilham, Jumat (8/11/2019). 

Ia menyampaikan pada temuan dari penyelidikan awal menunjukkan bahwa tidak seperti yang dilaporkan sebelumnya. Bagian jembatan berupa kaki dan pondasi tetap utuh. 

"Jembatan ini juga diperbaiki tahun ini dan menjalani pemeriksaan secara teratur," katanya. 

Baca: Insiden Pelantar Roboh, Kadispar Batam Tegur Montigo Resort

Insiden ini terjadi karena kelebihan kapasitas, saat kejadian ada sekitar 30 orang yang terkonsentrasi di area jembatan. Padahal jembatan tersebut fungsinya untuk area lalu lalang saja, bukan untuk berkumpul di satu titik tertentu. 

Sementara itu, pihaknya mengaku tanda-tanda peringatan telah dipasang di dekat jembatan. "Penyelidikan telah diluncurkan, dan kami bekerjasama dengan otoritas yang berwenang dan kepolisian setempat," jelasnya. 

Baca: Media Singapura Ikut Soroti Insiden Ambruknya Jembatan Montigo

Untuk sementara ini, pihaknya masih menunggu laporan resmi tentang musibah tersebut untuk memperbaiki kesalahan dan mencegah insiden serupa pada masa yang akan datang. 

Pihaknya juga akan memperbaiki dan memastikan jembatan tersebut lebih kuat untuk menjamin keselamatan para tamu. 

"Ini adalah pertama kalinya hal seperti ini terjadi dalam sejarah Montigo Resort, Nongsa berdiri dan kami selalu membanggakan diri dengan catatan keamanan kami yang sangat baik," katanya. 

Pihaknya meminta maaf atas ketidaknyamanan dari musibah tersebut, seraya berharap para tamu yang menjadi korban bisa lekas sembuh dalam waktu dekat. 

Manajemen juga akan meninjau kembali prosedur dan struktur bangunan dan akan menjalankan rekomendasi dari pihak berwenang untuk memastikan hal ini tidak terjadi lagi.

"Saat ini Montigo Resort, Nongsa masih beroperasi seperti biasa dan akan lebih meningkatkan pelayanan, keamanan dan kenyamanan tamu," kata Ilham. 
 

(ret)