Nasib Apes Kades di Karimun Titipkan Uang 30 Juta di Kapal yang Terbakar

KM Kharomah 2 terbakar, Sabtu (26/10/2019) lalu. (Foto: Ist/Batamnews)

Karimun - Insiden kapal penumpang KM Kharomah 2 yang terbakar Sabtu (26/10/2019) lalu beruntung tak menimbulkan korban jiwa. Hanya saja dilaporkan uang senilai Rp 30 juta ikut hangus

Uang itu milik Kepala Desa Tanjung Batu Kecil, Syahril. Sejumlah uang tersebut merupakan hasil penjualan telur yang menjadi usaha sampingannya.

Kapolsek Buru, Iptu Bakri membenarkan adanya kerugian berupa uang tunai puluhan juta tersebut. Uang itu dititipkan kepada awak kapal. "Sepertinya uang pribadinya. Karena dia (Syahril) punya usaha ayam petelur yang sukses," kata Bakri.

Disampaikan Bakri, Kapten KM Karomah 2 Samadi alias Eko fokus menyelamatkan penumpang bersama ABK lainnya.

"Waktu dia mau balik lagi ambil barang-barang sudah tak sempat. Barang-barang pribadi kaptennya juga tak selamat," ucap Bakri.

Dugaan penyebab kebakaran menurut Bakri adalah adanya tetesan bahan bakar yang menetes ke bagian knalpot.

Kapal tersebut ukurannya tidak cukup besar. Sehingga adanya tetesan minyak tersebut tidak diketahui. "Kalau kapal besar bisa kelihatan. Ini ukuran kapalnya cuma lebih besar sedikit dari pompong," ujar Bakri.

Kharomah 2 terbakar di perairan Karimun saat menuju Pulau Buru, Sabtu (26/10/2019) lalu. Kapal tersebut mengangkut 26 orang. Sebanyak 23 orang merupakan penumpang dan dua orang ABK bersama satu nakhoda.

Kapal bertolak dari Pelabuhan Sri Tanjung Gelam atau KPK Karimun dan hendak menuju Pulau Buru. Kebakaran kapal tersebut, awalnya dipicu dari api yang berasal dari kamar mesin di bagian bawah.

(aha)