Perkiraan UMK Batam Rp 4,1 Juta, Apindo Batam Anggap tak Kompetitif

Perkiraan UMK Batam Rp 4,1 Juta, Apindo Batam Anggap tak Kompetitif

Ilustrasi.

Batam - Upah Minimum Kota (UMK) Batam tahun 2020 belum ditetapkan, namun diperkirakan UMK Batam mencapai Rp 4,13 juta. Hal ini mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan.

Namun nilai perkiraan itu menurut Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Batam Rafki Rasyid sudah tidak kompetitif lagi, bagi para investor.

Jika dibandingkan dengan UMK Kota Besar Thailand Rp 4.667.400, UMK Kota Besar Malaysia 2020 Rp 4.082.000, UMK Kota Besar Philippine 2020 Rp 3.441.000, UMK Kota Besar Vietnam 2020 Rp 2.706.294, UMK Kota Besar Kamboja Rp 2.660.000, UMK Kota Besar Myanmar 2020 Rp 1.441.860.

“Kalau kita perhatikan data tersebut, maka dari segi upah tenaga kerja Batam sudah tidak kompetitif lagi (bagi investor),” ujar Rafki kepada Batamnews, Kamis (17/10/2019).

Dikhawatirkannya, para investor akan memindahkan kegiatan usahanya ke negara yang upah sektoralnya masih lebih kompetitif dari Batam. “Terutama untuk footlose industry yang mengejar upah murah dan industri padat karya yang jumlah karyawannya banyak,” katanya.

Maka dari itu, pihaknya meminta agar para pengambil kebijakan di Kota Batam dapat secepatnya mengeluarkan kebijakan yang meringankan pengusaha yang ada di Batam. Dengan memberikan insetif berupa pajak ataupun non pajak.

“Contohnya, lahan yang disediakan harus murah, ongkos angkut kontainer harus diturunkan, kemudahan pengurusan perizinan harus dipermudah dan sebagainya,” sebutnya.

Jika ini tidak segera dilakukan maka pihaknya khawatir investor di Batam merasa tidak nyaman lagi dan memilih untuk pindah ke negara tetangga.

Selain itu pihaknya berharap agar rekan-rekan buruh dapat mengurangi aksi turun ke jalan. Karena masih ada perundingan yang dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Ketika aksi turun ke jalan dilakukan, ini membuat investor tidak nyaman dan khawatir dengan stabilitas sosial di Kota Batam.

“Jadi marilah kita buat Batam ini senyaman mungkin untuk investasi. Karena manfaatnya dapat kita rasakan bersama sampai ke anak cucu kita nanti,” kata dia.

(ret)


Komentar Via Facebook :
close

Aplikasi Android Batamnews