Hasil Visum: Tiga Luka Mematikan di Dada dan Perut Selin Hutagalung

Pemakaman Shelin, Minggu (6/10/2019). (Foto: Yude/Batamnews)

Batam - Pembunuhan sadis terhadap balita menggegerkan Kota Batam pekan lalu. Selin Hutagalung, balita berusia dua tahun tewas ditikam Dodi Pance Simamora (27), pamannya pada Jumat (4/10/2019).

Selin ditikam menggunakan pisau di dekat rumahnya, Kampung Ubi, RT 01/09, Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa.

Setelah sempat kritis, balita tak berdosa itu meregang nyawa di ruang GICU Rumah Sakit Budi Kemuliaan, Batam pada Sabtu (5/10/2019) siang.

Dari hasil visum, diketahui luka yang dialami gadis kecil itu cukup parah. Kabid Humas Polda Kepri Kombes Saptono Erlangga mengatakan pelaku menikam Selin sebanyak tiga kali.

"Berdasar keterangan Kabid Dokkes, luka itu ada di dada dan perut dengan kedalaman 1,5 cm. Bentuk tikaman menyamping," kata Erlangga, Senin (7/10/2019).

Dia menegaskan proses hukum terhadap pelaku penikaman yakni Dodi tetap berlanjut meski yang bersangkutan tengah mengalami perawatan di rumah sakit akibat luka setelah mencoba bunuh diri. Kasus ini ditangani oleh Polsek Nongsa.

Baca: Tragis, Fakta Tewasnya Balita Shelin di Tangan Paman

Penyidik Polsek Nongsa, lanjut Erlangga, juga mendatangkan psikiater untuk melakukan orientasi mengenai kejiwaan Dodi Pance Simamora.

Jasad Selin Hutagalung sudah dimakamkan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sambau, Nongsa, Batam pada Minggu (6/10/2019) kemarin.

(jim)
 

SHARE US :
Komentar Via Facebook :