Melaney Ricardo: Jangan Menikah Sama Orang Bule

Melaney dan Tyson.

Agnes Melanie Siahaan atau yang lebih dikenal Melaney Ricardo merupakan salah satu presenter yang cukup dikenal di tanah air. Melaney yang menikah dengan bule asal Australia, Tyson pada 31 Juli 2010 silam dikaruniai dua orang anak yakni Chloe Valentine Lynch dan Courage Jordan Lynch.

Meski memiliki suami bule, Melaney Ricardo justru mengungkapkan pernyataan mengejutkan kepada publik untuk tidak menikahi dengan orang bule. Hal tu disampaikan Melaney Ricardo dalam video terbaru di channel youtubenya.

Melaney mengaku dirinya telah menikah selama 9 tahun dengan Tyson. Namun dari pengalamannya tersebut, Melaney justru menyarankan untuk tidak menikah dengan bule.

"Karena buat aku yang udah menikah dengan orang bule 9 tahun guys dan udah mendapatkan dua orang anak. Anak bule batak menikah dengan bule Australia. Finally i make decision please do not married with bule," kata Melaney Ricardo mengawali percakapannya.

 

Gampang Menyerah

Melaney Ricardo mengungkapkan alasan untuk tidak menikah dengan orang bule. Namun khusus bagi orang-orang yang memiliki tiga karakter yang disebutkan Melaney. Salah satunya gampang menyerah.

Menurut Melaney menikah dengan bule diakuinya bukan hal mudah. Sebab dalam ikatan pernikahan harus menyatukan dua pribadi yang datang dari budaya yang berbeda.

"Pertama, please jangan pernah kepikiran nikah sama bule kalau kalian orangnya gampang nyerah. Jadi guys kalau kalian menikah dengan orang bule, first kalian akan ada waktunya gontok-gontokan, karena you guys from different culture, dibesarkan dengan budaya berbeda. So, kalau kalian termasuk dua orang yang gampang menyerah tipe karakter seperti jangan pernah terpikir, terbesit untuk menikah dengan bule. Karena it takes a strong mentality to have longlasting marriage with bule," kata Melaney Ricardo.

 

Males Ribet

Karakter kedua kata Melaney yakni males ribet. Dia menyarankan untuk tidak menikah dengan bule jika punya karakter tersebut.

Menurut Melaney, dari pengalamannya saat menikah dengan Tyson, dia harus menyiapkan berbagai persyaratan-persyaratan yang cukup menguras tenaga, waktu. Terutama urusan administrasi dengan negara suaminya.

"Karena menikah sama orang bule itu rempong, ribet. Lo tahu pas pertama Tyson datang ke Jakarta, pengen menikah sama gue, kita harus ngurus dan repot banget suratnya. Ya kalau kalian mau menikah sama orang bule harus mau ribet dengan ngurus surat-suratan dari A sampai Z. Karena kita menikahi bukan WNI, kita menikahi WNA. Jadi pastinya banyak hal-hal yang harus diurus seperti surat izin tinggal, surat izin bekerja dan lain-lain," katanya.


Males Belajar

Melaney pun menyarankan untuk tidak menikahi bule jika memiliki karakter malas untuk belajar. Menikah dengan bule kata Melaney perlu belajar tentang hal-hal baru. Salah satunya bahasa.

"Pada saat kalian menikah dengan bule kalian dituntut mau belajar bahasa Inggris. It takes effort to speak english because its not your mother language. Masalah saat awal-awal gue bisa berbicara bahasa inggris, tapi karena bahasa inggris bukan bahasa ibu aku kadang-kadang dalam berargumen dan mengungkapkan sesuatu kita tuh dibutuhkan tenaga ekstra, pikiran ekstra mentranslet maksud kita dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris. Kadang di tengah-tengah ada lost in translation miss atau understanding," ungkapnya.

Diakui Melaney, dirinya pun sempat beberapa kali mengalami salah persepsi dari apa yang disampaikan kepada suaminya. Namun seiring berjalannya waktu, hal itu dapat teratasi dengan sendirinya.


Terpenting, Cinta dan Tenggang Rasa

Menurut Melaney, ada satu hal yang harus dipegang oleh siapapun baik laki-laki maupun perempuan yang mau menikah dengan bule. Menurutnya salah satu hal yang tidak bisa dihindarkan adalah perbedaan budaya dari masing-masing keluarga. Namun hal itu dapat diatasi dengan saling bertenggang rasa.

"Banyak cewe-cewe yang menikah sama orang bule atau sebaliknya. Cowok-cowok Indonesia yang menikah dengan cewe bule. Bahwa perbedaan budaya itu bisa dikalahkan dengan kemauan cinta dan tenggang rasa antara suami dan istri," ungkapnya.

(*)