Sekda Kepri: KORPRI Dituntut Profesional dan Inovatif

Sekda Kepri: KORPRI Dituntut Profesional dan Inovatif

Sekda Kepri menyerahkan cinderamata pada narasumber Sosialisasi UU Hak ASN di Dompak, Rabu (28/8). (Foto : Novyana)

Tanjungpinang - Sekda Kepri, Arif Fadillah meminta anggota KORPRI untuk menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang professional, inovatif dan kreatif. Hal tersebut disampaikan pada Sosialisasi UU Hak ASN di Dompak, Rabu (28/8/2019).

“Birokrat ini mesin. Kalau mesin tak jalan, maka visi dan misi tak jalan. Apa-apa yg kita lakukan, harus menguasai aturan. Kita dituntut menjadi ASN yg profesional, punya inovasi dan kreatif,” sebut Sekda dalam sambutannya saat pembukaan.

Pemprov Kepri terus mendorong anggota KORPRI untuk melahirkan inovasi. Termasuk dengan mendorong setiap OPD menciptakan minimal satu inovasi. Hal tersebut sudah menunjukan hasil, dimana inovasi dari Dinas Kesehatan berhasil masuk dalam jajaran Top 99 Inovasi Tahun 2019.

“Banyak OPD lain punya inovasi. Tapi belum tahu bagaimana SOP-nya. Bagaimana indikator-indikator yang baik dari sebuah inovasi. Insha Allah nanti digiring (Biro)  Ortal, agar bisa lebih baik. Teman-teman dari pusat melihat sebenarnya inovasi yang dibuat sudah bagus, cuma mungkin indikatornya harus dipenuhi,” tambah Sekda.

Karena itu Sekda berharap anggota KORPRI agar terus mengembangkan pengetahuan. Kalau perlu harus selalu menuntut ilmu, ke jenjang yang lebih tinggi. Termasuk bejalar untuk menguasai aturan dan ketentuan yang berlaku. Agar mengetahui hak dan kewajiban ASN.

Sosialisasi tersebut diikuti anggota KOPRI di lingkungan Pemprov Kepri, Pengurus KORPRI dari kabupaten dan kota se-Kepri dan Dewan Pengurus Konsultasi Dan Bantuan Hukum KORPRI Provinsi Kepri. “Sebanyak 153 orang,” sebut Kepala Biro Organisasi dan Korpri, Ani Lindawati.

Mendatangkan Ade Gunawan selaku Kepala Biro Hukum dan Organisasi pada Setjen Dewan Pengurus KORPRI Pusat, serta Abu Bakar selaku Pengurus Gerakan Umroh Bareng KORPRI.

(*)