Penjelasan Imam Tohari soal Tudingan Perusakan Papan Ucapan Selamat Ismeth Abdullah

Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban (Tramtib) Satpol PP Kota Batam, Imam Tohari.

Batam - Anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Batam dituding merusak deretan papan bunga di depan kantor dewan pemenangan Ismeth Abdullah, di ruko Edukits Batam Centre dirusak pada Jumat (16/8/2019).

Menanggapi hal itu, Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban (Tramtib) Satpol PP Kota Batam, Imam Tohari angkat suara. Dia meluruskan tudingan tersebut.

Menurut Imam, sebelum pencabutan paksa itu, pihaknya terlebih dahulu sudah memberikan pemberitahuan sejak sore kepada pengurus dewan pemenangan Ismeth Abdullah

Alasan penertiban papan bunga itu dikarenakan malamnya akan diadakan rangkaian acara HUT RI, yaitu pawai obor di lokasi tersebut.

“Sekitar pukul 16.00 WIB, ketua panitia (pawai obor) meminta Satpol untuk memindahkan dari jalur pawai obor, tapi ketua panitia di lapangan sudah ketemu dengan pengusaha papan bunga dan berjanji memindahkan sendiri,” kata Imam kepada Batamnews, Sabtu (17/8/2019).

Saat acara pawai obor dimulai, Imam menyebut deretan bunga papan itu sudah dicopot oleh sejumlah anggota Satpol PP. 

Imam menjelaskan, tadi malam saat acara dimulai papan bunga sudah di tanah. Lalu setelah selesai kegiatan, ketua panitia pawai obor kira-kira pukul 21.00 WIB memerintahkan  untuk memindahkan papan bunga yang berserakan.

“Yang diikat di pohon juga dilepaskan untuk dikumpulkan dekat jalan masuk ruko,” katanya.

Baca: Satpol PP Rusak Papan Ucapan Selamat Ismeth Abdullah

Namun, kira-kira pukul 00.00 WIB Imam mengaku mendapat telepon dengan membentak-bentak dia terkait perusakan papan bunga tersebut.

“Sudah saya jelasin kronologinya, tapi orangnya bilang jumpa di kepolisian. Begini kronilogisnya dan saat ini info yang beredar Satpol merusak papan bunga,” ucapnya.

(ude)