https://www.batamnews.co.id

Menelaah Manfaat Kesehatan Olahraga Bersepeda

Ilustrasi. (Foto: Pixabay)

Batam - Olahraga bersepeda kini sedang ngetren, terutama Kota Batam. Banyak komunitas pesepeda terus bertumbuh di Kota Industri ini.

Spesialis Orthopedi dan Consultant Sport and Antroscopy di Klinik Sport Rumah Sakit Awal Bross Batam, dr. Ronny Sutanto mengungkapkan, selain menjadi tren gaya hidup saat ini, bersepeda juga merupakan salah satu olahraga yang minim cedera. 

Tak hanya membawa kesehatan fisik tetapi mental karena saat bersepeda, seseorang bisa melepas penat dan depresi yang sedang mengganggu pikirannya. 

"Lari memang olahraga yang membakar kalori lebih cepat namun jika kurang persiapan bisa menyebabkan cedera. Kalau bersepeda, kalori yang dibakar sedikit di bawah lari, namun pacu jantung akan dipompa lebih bagus," kata Roni, Kamis (15/8/2019)

Jika dilakukan secara rutin, bersepeda juga mampu meningkatkan tingkat kekuatan tulang secara bertahap. Oleh karena itu, olahraga ini dinilai aman dilakukan oleh seseorang yang mengeluhkan osteoporosis. 

Walaupun minim cedera, Roni mengatakan bukan berarti saat bersepeda seseorang akan luput dari cedera. Keram otot dan kelelahan otot berpotensi terjadi. 

Menurut Roni, seringnya cedera diakibatkan oleh salah persepsi dari masyarakat. Seperti halnya, mitos yang menyebutkan saat olahraga tidak boleh mengonsumsi makanan apapun agar pembakaran kalori maksimal, sehingga melupakan nutrisi dan energi sebelumnya. 

Padahal seharusnya sebelum bersepeda, minimal harus seseorang harus mengonsumsi karbohidrat dan cairan elektrolit terlebih dahulu. 

"Jadi tidak benar bersepeda tidak sarapan dulu, yang baik adalah sarapan," ucapnya. 

Hal yang tidak boleh dilakukan oleh pesepeda saat mengalami cedera diantaranya jangan memberikan salep panas saat otot mengalami kelelahan. Alih-alih memberikan salep, Roni menyarankan untuk memberikan es pada bagian yang sakit. 

Sebelum dan setelah bersepeda jangan makan-makanan manis. Karena makanan manis yang dikonsumsi tidak akan menjadi energi justru akan menumpuk menjadi lemak. 

Hal yang harus dilakukan saat melakukan olahraga ini selain sarapan adalah wajib berkeringat, fungsi keringat tidak hanya menurunkan lemak, tetapi juga untuk menurunkan suhu tubuh agar tidak overheat. 

"Makanya harus berkeringat untuk menurunkan suhu tubuh kita. Harapannya cairan tubuh bisa keluar, setelah itu diberi cairan yang baru," pungkas dia. 

(das)