Dubes RI Boyong Calon Investor Besar dari Tiongkok ke Batam

Dubes RI untuk Tiongkok dan Mongolia, Djauhari Oratmangun bersama Kepala BP Batam, Edy Putra Irawady (Foto: Dyah Asti/Batamnews)

Batam - Sebagai bentuk penjajakan potensi-potensi investasi yang bisa dikembangkan di Batam, Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Rakyat Tiongkok dan Mongolia, Djauhari Oratmangun memboyong calon investor dari Beijing ke Kota Batam, Selasa (6/8/2019)

Saat ini hubungan Indonesia dan China, sedang sangat bagus. Nilai perdagangan kedua Negara, tercatat mencapai USD 73 Miliar. Hal itu masuk dalam kategori investasi terbesar di dunia untuk Indonesia.

“Kita dengan China komprehensif strategic partner itu kalau ditingkat diplomasi, tingkat persahabatan yang tinggi. Dan investasi juga China dan Hongkong itu sudah menduduki nomor dua di Indonesia, setelah Singapore,” katanya.

SEPCO III Electric Power Constructon Corporation datang ke Indonesia bukan pertama kalinya. Bahkan perusahaan ini, telah memiliki investasi di beberapa kota di Indonesia.

Menurut keterangan Djauhari, mereka sudah investasi di kota lain di Indonesia seperti di Palu, Sumatera, dan Jawa.  Mereka sebelumnya investasi di bidang listrik dan infrastruktur real estate. Saat ini Batam yang coba ditawarkannya.

Dia berharap dengan kondisi persahabatan Indonesia dan China yang tinggi, serta letak geografis Batam dan kebijakan di Batam, bisa menarik hati mereka berivestasi.

Djauhari juga berharap Batam yang saat ini menjadi pusat investasi bisa menjadi pintu ekspor dan bisa juga memenuhi konsumsi dalam negeri.  “Ini berkah bagi Batam dan mudah-mudahan terwujud,” ucapnya.

Kepala BP Batam, Edy Putra Irawady disela-sela kunjungan terebut mengaku sangat tersanjung dan bahagia akan kunjungan kerja oleh calon investor dari Infrastructure Investment Co.,Ltd. Ke Batam.

Batam merupakan daerah andalan investasi, ekspor dan wisata. Keunggulan yang ada pun terbilang sangat kooperatif dibandingkan daerah lainnya di Indonesia. Batam masuk dalam jalur niaga dan terdekat dengan akses perdagangan internasional.

Presiden Jokowi juga dengan tegas mengatakan bahwa, menghadapi dinamika ekonomi global khususnya perang dagang antara Amerika dan China, membuat Batam menjadi salah satu kota di Indonesia yang sangat 'molek' untuk menarik investasi dari luar .

"Oleh karena itu, hari ini kami sangat bersyukur sekali oleh adanya kunjungan dari Dubes dan Delegasi dari Tiongkok ke Batam dalam rangka penjajakan investasi di beberapa bidang . Seperti di Property, Electric Power Constrature dan lainnya," jelasnya.

Saat ini jajaran petinggi SEPCO III Electric Power Constructon Corporation datang ke Batam, masih dalam penjajakan investasi di Batam terkait potensi apa yang bisa mereka kembangkan.

Walaupun perusahaan ini bergerak di bidang Power Construction, namun belum pasti investasi yang akan dipasang juga berhubungan dengan listrik. Tetapi juga bisa ke pelabuhan, pengembangan mengenai integrated water solution manajemen, begitu juga mereka tertarik melihat moda transportasi di Batam.

Terlebih lagi Investor kali ini datang dalam bentuk grup company, yang memiliki bisnis di berbagai area, makanya dia juga tertarik dengan hal MRT Tol Road, salinasi, kargo logistic,  termasuk coaching logistic, termasuk rantai dingin sepertu ikan sayur.

“Habis ini mereka akan mengunjungi kawasan usahanya langsung agar mereka lebih berjodoh,” ujarnya.

CEO SEPCO III Electric Power Constructon Corporation, Sun Wei mengucapkan terima kasih atas undangan yang telah diberikan kepada pihaknya untuk bisa melihat secara langsung potensi-potensi ekonomi yang ada di Batam. Ia berharap apa yang dilakukan kali ini bisa memuculkan kerjasama dalam bidang investasi.

“Kami sudah bertemu di Beijing dan sekarang kami datang ke Batam ada agenda perjanjian kerjasama dan investasi yang akan kami jajaki. Dan ketika kami sampai disini, kami, cukup terkesan dengan Batam. Berharap kerjasama ini bisa terealisasi,” pungkasnya.

(das)